INDAH, TAPI TRANSPORTASI TAK TERSEDIA

Melihat Objek Wisata Batangkoban di Lubuk Ambacang

Pesona Indonesia | Rabu, 12 Desember 2018 - 13:30 WIB

Melihat Objek Wisata Batangkoban di Lubuk Ambacang
AIR TERJUN: Pengunjung asyik menikmati suasana di bawah air terjun Batangkoban tingkat tujuh Desa Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan, beberapa waktu lalu. (MARDIAS CHAN/RIAU POS)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Hanya menempuh waktu 15 menit dari Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, dengan menempuh perjalanan Sungai Kuantan, pengunjung sudah sampai di air terjun 7 tingkat Batangkoban. Keindahan air terjun tersebut sudah mulai terlihat sejak mulai masuk gerbang dengan terlihatnya kolam pemandian tingkat satu.

Setelah melewati beberapa anak tangga, di tingkat tiga, pengunjung disuguhkan dengan keindahan batu-batu yang terhampar di tengah sungai untuk beristirahat sambil memberi makan ikan yang berada di sepanjang Sungai Batangkoban.

Sedangkan untuk tingkat empat, pengunjung juga bisa memilih permainan yang memacu andrenalin. Selain berenang di kolam paling besar, banyak juga pengunjung yang terjun dari ketinggian 15 meter yang disampingnya terdapat air terjun yang indah.

Puncaknya adalah air terjun 7 tingkat. Ketinggian air terjun ini mencapai 35 meter. Cuaca dingin ditambah dengan guyuran embun menambah pikat pengunjung untuk menikmati suasana alam yang masih perawan.

Namun sayang, dibalik keindahan semua itu, pengunjung harus mengeluarkan biaya besar untuk bisa sampai ke Batangkoban. Untuk sekali pergi saja, pengunjung harus menguras kocek ratusan ribu untuk menyewa pompong. Kalau pemerintah tidak cepat mencari solusi soal transportasi ini, Batangkoban bisa mati suri.

Sekretaris Daerah Kuansing, Dr Dianto Mampanini SE MT saat dihubungi Riau Pos belum lama ini menyebutkan bahwa saat ini sedang dibangun dermaga dan beberapa bangunan untuk pengunjung. “Ini sudah kita siapkan semuanya. Kalau transportasi, kita akan tetapkan berapa tarifnya. Apakah nanti kita ambil dari dinas pariwisata, atau kita manfaatkan masyarakat setempat,” ujar Dianto.(ksm) 

(Laporan MARDIAS CHAN, Telukkuantan)



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook