Ular dan Warga Sama-sama Selamatkan Diri dari Banjir

Liputan Khusus | Selasa, 11 Desember 2018 - 13:55 WIB

Ular dan Warga Sama-sama Selamatkan Diri dari Banjir
EVAKUASI: Sejumlah anak-anak dan ibu-ibu warga perumahan Sidomulyo Permai RT 02 RW 09 di Jalan Garuda Raya Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru dievakuasi menggunakan perahu karet dari Basarnas. (ISTIMEWA)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lebatnya curah hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru mengakibatkan banjir di beberapa tempat.

Seperti halnya di Perumahan Sidomulyo Permai RT 02 RW 09 di Jalan Garuda Raya, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Di sana ratusan rumah warga yang terkena dampak banjir masih tertutup rapat tanpa adanya aktivitas.

Tak tanggung-tanggung di lokasi, ketinggian air mencapai 1,6 meter, akibat peristiwa tersebut sebagian warga terpaksa mengungsi dan menyelamatkan sebagian barang-barangnya.

Untuk transportasi, tampak perahu karet dari Basarnas Pekanbaru dikerahkan untuk membawa warga terutama anak-anak dan ibu-ibu.

Dikatakan Agung (30) bahwa peristiwa banjir tersebut sudah tiga kali melanda pemukiman mereka, menurutnya air mulai tinggi sekitar pukul 04.30 WIB pada saat mereka sedang tidur.

"Ini akibat hujan lebat, jadi air ini dari beberapa tempat, bisa dikatakan kirimanlah," katanya.

Diceritannya akibat peristiwa tersebut pada pagi harinya banyak warga yang menyelamatkan diri dari genangan air, sampai-sampai pada saat itu ular dengan ukuran besar pun tampak mengapung di dekat warga.

"Saya melihat ularnya, waktu itu anak sekolah dan mahasiswa langsung memanjat karena takut," katanya.

Tidak beberapa lama kemudian dengan perahu karet mereka langsung mengevakuasi anak-anak tersebut. Hingga pada saat ini akibat banjir tersebut, kondisi air sudah mulai menurun.

Pantauan Riau Pos, di lokasi tenda juga telah didirikan oleh pihak Basarnas Kota Pekanbaru.(man)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU