PSM Lebih Fokus untuk Berjuang Mati-matian

Olahraga | Minggu, 09 Desember 2018 - 10:50 WIB

PSM Lebih Fokus untuk Berjuang Mati-matian
Skuad PSM Makassar saat menggelar latihan, beberapa waktu lalu.

MAKASSAR (RIAUPOS.CO)---- - PSM Makassar masih menggantungkan sedikit harapan dalam proses perburuan gelar juara Liga 1 2018. Pada laga penutup kompetisi, skuat Juku Eja akan menghadapi PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta, Ahad (9/12).


Jika menang, PSM bisa saja meraih gelar juara. Namun di laga lainnya, Persija Jakarta harus kalah dari Mitra Kukar.


Saat ini kedua tim hanya dipisahkan oleh satu angka. Persija menempati puncak klasemen dengan raihan 59 poin. Sementara PSM terus membuntuti dari peringkat kedua.
Disinggung hal tersebut, Robert Rene Alberts mengaku tak mau pusing memikirkan laga lain. Pelatih PSM itu lebih menekankan agar skuadnya fokus di laga menentukan nanti.


“Kami masih bergantung dari hasil yang lain. Namun saat kami mau mengambil tiga poin (dalam pertandingan besok) dan kami masih percaya bisa, sampai menit terakhir pertandingan tersebut,” ucap Robert saat jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (8/12).


“Ini akan menjadi pertandingan terakhir untuk kami di musim 2018. Kami ingin mengakhiri pertandingan besok dengan hasil yang sangat baik,” jelas pelatih kebangsaan Belanda tersebut.
Nada optimistis juga diucapkan Zulkifli Syukur. Sang pemain meminta dukungan penuh agar PSM bisa menyudahi laga terakhir dengan hasil positif.


“Tentu kami sudah siap untuk menutup musim dengan kemenangan. Dan kemenangan itu juga akan kami persembahkan untuk seluruh suporter serta masyarakat Sulsel yang sudah mendukung kami selama satu musim ini,” ungkap pemain bernomor punggung 3 ini.
PSMS Medan Mencari Asa


Upaya PSMS Medan untuk keluar dari zona degradasi semakin berat. Sebab di pekan penutup Liga 1 2018, Ahad (9/12) besok, mereka akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta.


PSMS saat ini masih terperangkap di dasar klasemen dengan perolehan 37 poin. Tim Ayam Kinantan berjarak dua angka dari empat lawannya yakni PS Tira, Perseru Serui, Sriwijaya FC, dan Mitra Kukar yang juga terancam masuk lubang degradasi.


Bila ingin selamat, PSMS tentu harus menang saat hadapi laga penentuan melawan PSM Makassar. Namun bukannya memperlihatkan semangat pantang menyerah, Peter Butler selaku pelatih tim justru pesimistis menatap laga nanti.


“Kami harus evaluasi semuanya. Ini sudah sangat salah. Saya masuk di putaran kedua, dan harus mencoba membawa tim ini lebih baik. Di posisi kami sekarang, saya rasa memang betul-betul kami harus melakukan evaluasi,” ucapnya saat jumpa pers di Makassar, Sabtu (8/12).(rul/JPC)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU