KSHUMI Sentil Pemerintah soal Penyebutan untuk KKB
Kamis, 06 Desember 2018 - 21:48 WIB > Dibaca 515 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) turut berduka atas meninggalnya puluhan orang pekerja dan seorang prajurit TNI akibat ditembak kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI Chandra Purna Irawan pun menyentil pemerintah, karena menganggap gerakan yang terjadi di Papua itu hanya ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Chandra menilai penyebutan KKB untuk kelompok di Papua tidaklah tepat. Itu justru memperlihatkan ketidakberanian negara menindak sebagaimana pernah dilakukan terhadap GAM (Gerakan Aceh Merdeka).

"Saya menduga bahwa hal ini karena banyak negara asing yang turut serta memantau situasi di Papua," kata Chandra dikutip dari pernyataan tertulisnya kepada JPNN, Kamis (6/12).

Menurut dia, penyebutan KKB tidak tepat, karena yang nama kelompok kriminal tujuannya tak jauh dari motif ekonomi, pengakuan eksistensi diri dan sosial. Sehingga tindakannya murni berupa perbuatan kriminal atau kejahatan.

"Sementara yang terjadi di Papua lebih tepat disebut OPM atau Gerakan separatis atau gerakan yang ingin memisahkan diri dari Indonesia atau dipandang sudut hukum pidana adalah makar yang jelas diatur dalam Pasal 106 KUHP," jelas Chandra.

Mengenai pembantaian terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, lanjut dia, pemerintah sepantasnya ikut bertanggung jawab.

"Atas kejadian tersebut siapa yang bertanggung jawab? Tentu saja mereka OPM, tetapi pemerintah pun patut bertanggungj awab karena menganggap mereka hanya pelaku kriminal bukan gerakan separatis," tandas Chandra.(fat/jpnn)

Sumber: JPNN.COM
KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Demokrat Sebut Sudah Tangkap Pelaku Perusakan Atribut

Sabtu, 15 Desember 2018 - 10:25 WIB

SBY Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:55 WIB

Jokowi dan Istri Kenakan Pakaian Adat Melayu

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:34 WIB

Mario Gomez  Diputus Kontrak

Kamis, 13 Desember 2018 - 13:46 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us