Sekolah Gratis Tak Sesuai RPJMD
Selasa, 04 Desember 2018 - 10:32 WIB > Dibaca 383 kali Print | Komentar
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman membeberkan alasan mengapa program sekolah gratis tidak masuk ke APBD 2019. Kata dia, seluruh program yang dibuat berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sedangkan program sekolah gratis sama sekali belum ada pada RPJMD gubernur saat ini. Maka dari itu, usulan program sekolah gratis oleh DPRD tidak bisa terakomodir.

‘’Ya memang sangat disayangkan. Padahal kami sudah mencoba alokasikan untuk 2019. Namun enggak bisa,” kata Noviwaldy kepada Riau Pos, Senin (3/12).

Lebih jauh dijelaskan dia, induk dari semua penganggaran adalah RPJMD. Kemudian diturunkan ke Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) yang dirumuskan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dari usulan TAPD nantinya akan dibahas bersama dengan Badan Anggaran DPRD Riau. Hasil pembahasan itulah nantinya yang dijadikan RAPBD.

‘’Program ini murni usulan DPRD. Kami lihat memang tak sesuai dengan RPJMD. Maka harapan kami bisa diakomodir pada APBD Perubahan nanti. Setelah Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dilantik dan membuat RPJMD baru,” jelas dia.

Sebelumnya, lelaki yang karib disapa Dedet itu mengaku bahwa DPRD telah menganggarkan Rp 200 miliar untuk pendidikan gratis. Anggaran itu mencakup seluruh pembiayaan yang dibebankan kepada orang tua siswa. Seperti pembelian buku pelajaran, Lembar Kerja Siswa (LKS), pembayaran uang pembangunan sampai biaya honor guru komite.

‘’Jadi ke depan tidak ada lagi istilah uang LKS, uang buku, uang beli ac (air conditioner), uang komite. Enggak ada lagi uang-uang semacam itu. Harapan kami demikian. Tapi kami tidak bisa lawan aturan. Karena jika tidak ada di RPJMD, program itu enggak bisa lolos,” tambahnya.

Soal adanya tudingan usulan tim transisi tidak diakomodir DPRD, Dedet membantah. Kata dia usulan yang dirumuskan kedalam KUAPPAS diusulkan melalui TAPD. Maka seharusnya yang dipertanyakan adalah apakah TAPD memasukan program yang diusulkan tim transisi.

‘’Harusnya tanyakan ke TAPD. Kok malah menuduh DPRD?” tanyanya.(nda)

KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
1.440 Anak Putus Sekolah Bersertifikasi

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:40 WIB

Kiprah Pendidikan Tertua

Minggu, 09 Desember 2018 - 10:47 WIB

SMPN 1 Rengat Terapkan Ujian Berbasis Komputer

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:45 WIB

STIE Dharma Putra Hadirkan Sekdaprov Riau

Senin, 03 Desember 2018 - 14:30 WIB

Tingkatkan Profesionalisme, Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Sagang Online
loading...
Follow Us