Pembangunan Jembatan Siak IV
DPRD Langsung Beri Instruksi ke Pekerja
Senin, 03 Desember 2018 - 09:14 WIB > Print | Komentar
DPRD Langsung Beri Instruksi ke Pekerja
LAS RANGKA: Pekerja melakukan pengelasan rangka besi pondasi tiang Jembatan Siak IV, Pekanbaru, Ahad (2/12/2018). Pembangunan Jembatan Siak IV terus digesa. (DEFIZAL / Riau Pos).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pembangunan Jembatan Siak IV sudah dipastikan tidak selesai hingga akhir tahun. DPRD bersama Pemerintah Provinsi Riau sepakat, agar pengerjaan diperpanjang hingga 22 Januari 2019.

Namun begitu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman sempat merasa kecewa lantaran pihak Dinas PU seolah tidak mau tahu. Itu disebabkan tidak hadirnyapejabat Dinas PU saat dewan melaksanakan sidak pekan lalu.

“Terpaksa kami ambil alih pekerjaan Dinas PU kemarin. Karena tidak satu pun pejabat mereka yang hadir,” ucap Noviwaldy kepada Riau Pos, Ahad (2/12). Ia menerangkan, hasil inspeksi mendadak ke lokasi proyek pekan lalu cukup mengkhawatirkan. Kepada dewan, pekerja mengaku progresnya masih 65 persen. Bahkan hingga akhir tahun masih berada di angka 80 persen.

“Saya kecewa. Makanya saya nilai ini kontraktornya tidak sanggup,” ucap lelaki yang akrab disapa Dedet itu.

Ia melanjutkan, jika pekerjaan tersebut dilakukan oleh profesional, target waktu akhir tahun bisa terselesaikan. Maka sudah sepatutnya DPRD memberikan instruksi kepada pekerja.

“Banyak yang mesti digesa. Alhamdulillah kalau ditanya, saya sudah pengalaman dan tahu cara pembangunan jembatan. Bahkan untuk teknologi tertinggi saat ini. Jadi saya yang beri instruksi langsung apa saja yang harus diselesaikan,” ungkapnya.

Saat ditanya mengapa DPRD hanya memberi batas waktu tambahan 3 pekan, padahal sesuai aturan bisa selama 50 hari, Dedet menyebut tidak mau memberi toleransi berlebih. Karena di dalam kontrak itu harusnya selesai akhir tahun. ”Enak saja mau dapat tambahan waktu maksimal. Tentu saya harus ada safety. Form lembaran pada saat sidak sudah saya teken. Bahwa harus selesai 22 Januari 2018. Tidak boleh lebih,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, DPRD Riau melakukan sidak ke lokasi pembangunan Jembatan Siak IV. Saat itu dewan merasa kecewa dengan progres pembangunan yang masih di angka 65 persen. Padahal batas waktu pengerjaan seharusnya berakhir Desember 2018. Maka dari itu DPRD memberi tenggat waktu selama 3 pekan, hingga 22 Januari 2018. DPRD juga memastikan tidak ada anggaran tambahan pada APBD 2019, bila jembatan tersebut terbengkalai.

Dalam kesempatan yang sama, Dedet juga sempat meminta agar perusahaan pemenang proyek di-blacklist. Karena terbukti tidak bisa memenuhi target kerja sesuai kontrak awal. Bahkan bila perlu pihaknya meminta Dinas PU agar menerapkan denda sesuai aturan yang berlaku.”

Bisa didenda. Kan ada uang jaminan. Dinas pokoknya harus awasi 24 jam bila perlu. Karena kebutuhan jembatan ini sudah sangat mendesak,” tegasnya.(nda)

KOMENTAR
Berita Update

Ada Kalajengking di Kabin Pesawat, Begini Respons Lion Air
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:45 wib

Bandara Internasional Supadio Ditutup Sementara
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:42 wib

45.779 Honorer K2 Resmi Melamar PPPK
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:39 wib

Inalum Pasok Bahan Baku Velg
Minggu, 16 Februari 2019 - 14:41 wib

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Minggu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Calon Peserta Latihan Kerja Kena Informasi Hoaks

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:29 WIB

Truk Masuk Kota Ancam Jiwa Warga

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:24 WIB

Dua Kali Rekam, Dua Tahun KTP-el Tak Selesai

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:18 WIB

Hari Ini Rekam KTP-el di Rumbai Pesisir

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:35 WIB

KBIH Harus Laksanakan Simulasi Manasik

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:21 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini