Polisi Telusuri Jaringan Pengedar Empat Kilogram Sabu-Sabu
Rabu, 21 November 2018 - 10:00 WIB > Dibaca 402 kali Print | Komentar
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim opsnal Polsek Tampan terus berupaya untuk menelusuri keberadaan daftar pencarian orang (DPO) narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Kota Pekanbaru.

Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga saat dikonfirmasi mengatakan, terkait penangkapan terhadap seorang dugaan kurir narkotika jenis sabu waktu lalu, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap DPO lainnya.

"Masih ada DPO berinisial AC, saat ini kami masih melakukan pengembangan," kata Kari Amsah.

Terkait tangkapan tersangka dan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu waktu lalu, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru serta Reserse Narkoba Polda Riau.

"Doakan saja, mudah-mudahan pelaku lainnya berhasil kami ungkap," ujarnya.
Pemberitaan sebelumnya seorang lelaki diduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial SS alias Saud (37) diringkus oleh aparat kepolisian Polsek Tampan, Sabtu (10/11).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bongkar muat barang itu, diamankan polisi karena kedapatan membawa empat kilogram sabu-sabu yang disimpan dalam tas ranselnya.

Tersangka yang merupakan warga Jalan Siak II Pasar Maronan, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru tersebut ditangkap tim opsnal Polsek Tampan tidak jauh dari rumahnya.

Sebelum diringkus, awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang laki-laki yang membawa narkoba di Jalan Siak II, tanpa undur waktu kemudian petugas melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku menggunakan sepeda motor bebek warna hitam sedang membawa tas ransel. Ketika didapati ciri-ciri pelaku petugas langsung membuntutinya hingga menghadang dengan dua unit mobil dari arah depan dan belakang.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas mendapati empat paket besar sabu yang dikemas dengan plastik bertuliskan huruf Cina warna hijau dan kuning.
Ketika petugas melakukan interogasi ternyata tersangka merupakan mantan residivis kasus narkoba tahun 2012 lalu.

Dari keterangan tersangka kepada petugas bahwa tas tersebut bukan miliknya, melainkan dirinya disuruh temannya berinisial AC untuk membawa pulang ke rumah hingga nantinya akan dijemput.(man)

KOMENTAR
Berita Update

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
Pemkab Matangkan Rencana Geopark Natuna dari Unesco

Pemkab Matangkan Rencana Geopark Natuna dari Unesco
Senin, 17 Desember 2018 - 14:08 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Dua Pelaku  Pencuri Teralis Ditangkap Polisi

Dua Pelaku Pencuri Teralis Ditangkap Polisi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:15 wib

Mahasiswa STIKes Hang Tuah Juara I Pemilihan Duta BPOM
Senin, 17 Desember 2018 - 13:02 wib
Soal Uji SKB Dipertanyakan Peserta

Soal Uji SKB Dipertanyakan Peserta
Senin, 17 Desember 2018 - 13:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap

Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 WIB

Dua Pelaku  Pencuri Teralis Ditangkap Polisi

Senin, 17 Desember 2018 - 13:15 WIB

Polisi Telusuri Asal Usul Narkoba

Minggu, 16 Desember 2018 - 14:32 WIB

6 Kilogram Sabu untuk Tahun Baru Gagal Beredar

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:00 WIB

Ribuan Ekstasi dan 1,5 Kilogram Sabu Dimusnahkan

Jumat, 14 Desember 2018 - 09:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us