Depan >> Berita >> Hukum >>
Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Senin, 19 November 2018 - 19:09 WIB > Dibaca 557 kali Print | Komentar
Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
OTT: Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (dua kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Ahad (18/11/2018). (ADRIANTO/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pakpak Bharat, Sumut, Remigo Yolando Berutu, Ahad (18/11). Kasusnya terkait penerimaan fee pelaksanaan proyek. Remigo yang menjadi kepala daerah ke-104 yang ditetapkan tersangka oleh KPK diduga menerima Rp150 juta.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, dalam OTT ke-27 sepanjang tahun ini pihaknya menetapkan tiga tersangka. Selain Remigo, ada pula Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) David Anderson Karosekali dan Hendriko Sembiring (pihak swasta rekanan proyek). Ketiganya disangka sebagai penerima suap dalam kasus ini.

‘’Kami masih akan mengembangkan ini terkait dengan para pihak yang diduga juga dapat dimintai pertanggungjawaban,” kata Agus di gedung KPK Jakarta, kemarin.

Pihak yang dimaksud Agus terkait dengan pihak pemberi suap. Sampai malam tadi, pemberi suap dalam kasus tersebut belum diungkap KPK.  Agus menjelaskan, uang fee Rp150 juta yang menjadi barang bukti diduga berasal dari mitra yang sedang mengerjakan proyek di lingkungan kabupaten yang diresmikan pada 2003 tersebut. Remigo diduga memerintahkan para kepala dinas untuk “mengamankan” semua proyek-proyek yang dikerjakan.

“Diduga RYB (Remigo, red) menerima pemberian-pemberian lainnya melalui perantara,” ungkap Agus.

KPK mengindikasi uang fee lain yang diterima Remigo melalui orang dekatnya sebelum OTT kemarin. Totalnya sebesar Rp550 juta. Perinciannya, Jumat (16/11) sebesar Rp150 juta, dan Sabtu (17/11) sebesar Rp250 juta serta Rp150 juta. Yang menarik, uang itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi bupati. Salah satunya untuk “mengamankan” kasus yang melibatkan istri bupati, Made Tirta Kusuma Dewi yang saat ini sedang ditangani penegak hukum di Medan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Sumatera menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kepala daerah koruptor paling banyak. Sejauh ini sudah ada 37 kepala daerah di Sumatera yang dijerat KPK, baik gubernur, bupati ataupun wali kota. Sebelum Remigo, KPK sudah menjerat 36 kepala daerah di Sumatera.

“Ada 36 kepala daerah di Sumatera yang pernah jadi tersangka kasus korupsi. Lalu, ada 86 anggota dewan perwakilan rakyat daerah di Sumatera yang pernah berstatus tersangka korupsi,” kata Febri, Ahad (18/11).

KPK mencatat data itu termasuk Abdullah Puteh sebagai kepala daerah yang pertama kali dijerat KPK. Puteh saat menjadi gubernur Nangroe Aceh Darussalam terseret korupsi pengadaan helikopter. Gubernur di Sumatera yang juga dijerat KPK adalah Syahrial Oesman (Sumatera Selatan), Gatot Pujo Nugroho (Sumatera Utara), Samsul Arifin (Sumut), Saleh Djasit (Riau), Rusli Zainal (Riau), Annas Maamun (Riau), Ismeth Abdullah (Kepulauan Riau) Zumi Zola (Jambi) dan Irwandi Yusuf (Aceh). Sedangkan untuk DPRD yang paling banyak dijerat KPK dari Sumatera Utara. Hingga kini KPK telah menetapkan 50 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka. Kasusnya terkait dengan Gatot Pujo Nugroho.

Sementara itu, Remigo kemarin sama sekali tidak mau berkomentar. Dia tiba di gedung KPK sekitar pukul 14.33.Kepala daerah yang ditangkap di Kota Medan itu dikawal Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap saat masuk ruang pemeriksaan.(tyo/agm/cuy/ted)
KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
15 ASN Minta Pendampingan Hukum

Senin, 10 Desember 2018 - 10:29 WIB

Laporan Ombudsman Dinilai Janggal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:03 WIB

Suami Inneke Bisnis Kamar Asmara di Lapas Sukamiskin

Jumat, 07 Desember 2018 - 04:41 WIB

Membandingkan Kasus Habib Bahar dengan ABG Penghina Presiden
Habib Bahar Diperiksa, FPI Beri Pengawalan

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini