Balap Liar Mulai Marak

Riau | Senin, 19 November 2018 - 11:00 WIB

Balap Liar Mulai Marak
DIBERI NASIHAT: Beberapa pembalap liar yang diamankan Sat Sabhara Polres Dumai diberi nasihat oleh petugas secara persuasif, Ahad (18/11/2018).hasanal buliah/riau pos

DUMAI (RIAUPOS.CO) -  Balap liar di jalanan Kota Dumai mulai marak. Salah satunya di Jalan HR Soebrantas. Jalan di tengah kota itu dijadikan tempat para pembalap liar mengadu kecepatan sepada motor mereka. Balap liar itu terlihat, Ahad (18/11) dini hari.


Balap liar yang rata-rata dilakukan remaja di bawah umur itu memang sangat mengganggu arus lalu lintas. Pasalnya jalan itu memang jalur yang cukup padat.

Para pembalap liar seolah memiliki nyawa lebih. Mereka terlihat tidak ada rasa takut saat memaju kendaraan mereka yang sudah dimodifikasi dengan kecepatan di atas 100 km/jam. “Hampir setiap Ahad malam seperti ini, mereka bubar kalau ada petugas datang, jika petugas pulang mereka balap lagi, “ ujar Jai, pedagang yang berjualan tidak jauh dari Jalan HR Soebrantas kepada Riau Pos .

Ratusan pembalap liar itu, baru bubar setelah Unit Sabhara Polres Dumai turun ke lokasi. Bahkan Kasat Sabhara Polres Dumai AKP Maryanta langsung turun ke lokasi.

Dengan gaya nya yang persuasif, AKP Maryanta terlihat menasehati beberapa pebalap liar yang berhasil diamankan. Usai diamankan mereka diminta untuk pulang.

Namun sayangnya, langkah persuasif yang dilakukan petugas ternyata dianggap angin lalu oleh para pembalap liar. Pasalnya saat petugas pulang mereka kembali datang dan menggeber sepeda motor mereka.

Kasat Sabhara Polres Dumai AKP Maryanta mengatakan pihaknya  melakukan patroli rutin di beberapa lokasi yang dijadikan titik balap liar. “Patroli dilakukan di sepanjang jalur  pada malam hari. Kondisi jalur yang lurus dan halus, memang sangat riskan disalahgunakan remaja untuk beradu balap liar,” ujarnya.

Dengan gencarnya patroli, diharapkan bisa menekan celah pebalap liar untuk beraksi di jalur itu. “Patroli juga diprioritaskan di malam akhir pekan yang biasanya banyak digunakan anak-anak remaja nongkrong,” tutupnya.(hsb)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook