Harimau Terjebak di Kolong Ruko, Berhasil Diselamatkan

Liputan Khusus | Sabtu, 17 November 2018 - 09:50 WIB

Harimau Terjebak di Kolong Ruko, Berhasil Diselamatkan
Harimau yang terjebak dalam kolom ruko sudah berhasil dievakuasi dalam kandang. Sebelumnya harimau tersebut ditembak bius. Sabtu (17/11) dini hari. (BBKSDA FOR RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, akhirnya berhasil menyelamatkan seekor harimau sumatera yang terjebak di kolong bawah ruko milik warga Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir sejak tiga hari lalu. Proses evakuasi dilakukan usai petugas menembakkan bius kedua kepada satwa yang terancam punah tersebut.

Demikian diungkap Kepala BBKSDA Riau, Suharyono kepada Riau Pos, Sabtu (17/11) pagi. Dia mengatakan, pembiusan dilakukan pada dini hari setelah petugas mendapatkan jarak ideal untuk penembakan. “Sekitar pukul 01.48 WIB, dini hari. Dilakukan penembakan bius ke harimau itu,” ujar Suharyono.

Setelah menyakini satwa dengan nama Latin Panthera tigris sumatrae itu dibawah pengaruh bius dan tertidur, Tim BBKSDA segera membongkar tembok pondasi ruko yang menjadi tempat bersembunyi hewan buas itu sebagai jalur evakuasi. Dalam upaya evakuasi kata Suharyono, pihaknya cukup kewalahan karena bobot harimau mencapai 80 kilogram (kg), namun persoalan ini bukan menjadi kendala yang berarti.

“Alhamdulillah, kita sudah berhasil mengevaluasi harimau itu dari dalam kolong ruko. Kini sudah berada dalam kandang,” tambahnya.

Selanjutnya kata dia, akan dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Yayasan Arsari di Dharmasraya, Sumatera Barat dengan menempuh perjalanan darat dan air. Di sana, harimau sumatera berjenis kelamin jantan itu dilakuka pengobatan, pemulihan, observasi dan rehabilitasi sebelum si belang kembali dilepasliarkan. “Jika kondisinya sudah sehat, maka akan dilepasliarkan ke habitatnya,” jelasnya.

Terakhir Kepala Balai Besar KSDA Riau, mengucapkan terima kasih atas upaya  yang dilakukan seluruh Tim dan kerjasama dari seluruh pihak terutama pemerintah daerah setempat khususnya BPBD, jajaran TNI, Polri, Yayasan Arsari, aparat Kecamatan, Kepala Desa dan warga yang luar biasa kondusif selama berlangsungnya evakuasi.(rir)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU