Musim Hujan, Waspada Korsleting

Lingkungan | Jumat, 16 November 2018 - 09:00 WIB

Musim Hujan, Waspada Korsleting
ANGKAT MOBIL: Warga bersama-sama mengangkat mobil yang bannya terperosok ke dalam lubang drainase di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Kamis (15/11/2018). Karena banjir, lubang drainase di jalan ini tertutup air dan bisa membahayakan warga.Defizal/riau pos

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -Kota Pekanbaru sedang musim penghujan. Buruknya sistem drainase dalam kota menyebabkan setiap kali hujan deras terjadi genangan. Tak hanya menutupi ruas jalan, namun juga perumahan penduduk.


Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST mengingatkan semua pihak untuk selalu mewaspada terjadinya korsleting listring saat musim hujan seperti saat ini. Ia juga meminta pihak PLN bisa melakukan pengecekan kabel-kabel jaringan di wilayah-wilayah rawan banjir itu.

“Banyak laporan masyarakat soal kabel, trafo, maupun meteran yang sudah tua. Maka kami harapkan PLN bisa mengecek kabel-kabel dan trafo yang sudah uzur itu,” ungkap politisiDemokrat ini, Kamis (15/11).

Sekadar mengingatkan, pada Mei 2017 lalu, dua warga Kota Pekanbarus tewas tersengat listrik saat hujan. Seorang korban bernama Ermawati (56) tewas tersengat listrik di depan rumahnya di Jalan Dagang. Korban lainnya, Azwar Antoni (41), warga Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, kesetrum listrik saat tengah berkendara di Jalan Putri Nilam Kel Kampung Tengah.

Untuk itu, Sigit menyarankan pihak PLN aktif turun ke lapangan di musim hujan ini. Karena selain sebagai langkah antisipasi, juga diminta melakukan sosialisasi tentang bahaya dan upaya hemat penggunaan listrik.

‘’Kami minta turun ke daerah yang rawan terjadi banjir dan genangan air tinggi. Apalagi di kawasan tersebut padat penduduk, dikhawatirkan korsleting bisa saja terjadi jika tidak dilakukan pengecekan,’’ katanya.

Dilanjutkannya, mana yang berpotensi mengancam keselamatan, maka disarankan harus dilakukan perbaikan. “Apalagi musim hujan seperti saat ini, dan lampu mati hidup, ini  bisa memicu potensi korsleting,” kata Sigit.

Katanya, hujan lebat mengguyur Kota Pekanbaru semalam, hingga dini hari, membuat sejumlah warga khawatir. Apalagi warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk, yang arus kabel listrik tidak beraturan, dan perlu pengecekan ulang. “Artinya jangan sudah ada kejadian dulu baru dilakukan penindakan pengecekan, akan dinilai terlambat itu,” paparnya.

Untuk itu, PLN diharapkannya dapat mengantisipasi semua kemungkinan terjadi akibat  korsleting listrik. Jika di sebuah kawasan tersebut banjir masuk rumah warga, maka PLN harus langsung mengambil sikap, dengan memadamkan sementara aliran listriknya.

Seperti yang terjadi Kamis dini hari, di daerah Kecamatan Tampan, Sukajadi dan sekitarnya. Beberapa jalur listrik padam berjam-jam, bahkan pemadamannya hingga siang harinya, berkali-kali. “Kalau pemadamannya untuk kebaikan warga, apalagi untuk antisipasi korsleting, kita dukung, dan kita apresiasi sikap itu, tapi kala ada kepentingan lain kita tidak terima,” sebutnya.

Dikatakannya, PLN wajib juga memberi informasi kepada warga secara berkala dengan media apa saja yang penting masyarakat pelanggan tahu. Bahwa, pemadaman yang dilakukan hanya untuk beberapa jam saja. Bukan berjam-jam lalu mati lagi.

“Jangan sampai berjam-jam tanpa informasi. Warga juga jadi kesulitan. Intinya, PLN transparan saja. Jangan diam-diam dengan berbagai alasan, tak suka kita cara itu,” bebernya.

Untuk memudahkan proses pengecekan itu, Sigit juga meminta kepada masyarakat, agar melaporkan kepada PLN, jika daerahnya rawan terjadi korsleting listrik. Terutama bagi warga yang tinggal dipadat pemukiman, yang banyak aliran listrik atau banyak kabel listriknya di mana kondisinya acak-acakan.

“Jangan anggap sepele. Jangan sampai setelah kebakaran, baru sibuk waspada. Musim hujan seperti sekarang ini, warga wajib ekstra waspada. Begitu juga pihak PLN, wajib membantu warga,” tegasnya.

Kepala PLN Area Pekanbaru Himawan sebelumnya meminta, agar masyarakat proaktif melaporkan, bila melihat kabel dan trafo korsleting. Petugas PLN dipastikan akan melakukan perbaikan.(gus)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook