Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban
Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB > Print | Komentar
Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban
Proses evakuasi korban pagar roboh di Jalan Utama Simpang Tiga Pekanbaru, Rabu (14/11/2018). (INTERNET)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana di pintu masuk sekolah SDN 141 yang terletak di Jalan Abidin atau Jalan Utama Simpang Tiga, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya yang roboh masih dipenuhi warga, Rabu (14/11) pagi. Menurut Erlin Sihite (35) seorang ibu rumah tangga (IRT) salah seorang orang tua dari korban yang tertimpa bangunan pagar, William Maleaki.

Adapun peristiwa tersebut terjadi  sekitar pukul 07.00 WIB, pada saat dirinya mengantarkan anaknya ke sekolah, tepatnya di pintu pagar sekolah SD Negeri 141 Pekanbaru, tiba-tiba pagar disamping pintu sekolah tersebut tumbang sehingga tiga orang korban yang ada di sana terhimpit oleh pagar.

Tidak hanya itu akibat peristiwa tersebut, sebanyak lima unit sepeda motor tertimpa bangunan pagar hingga mengakibatkan seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) meninggal dunia dan satu orang siswa Sekolah Dasar (SD) luka parah.

Pantauan Riau Pos di lokasi, aparat kepolisian telah melakukan garis polisi line. Andi (25) salah seorang warga di lokasi mengatakan bahwa saat ini kedua orang korban telah dibawa ke rumah sakit.

"Yang meninggal anak SMA dia perempuan, satu lagi anak SD saat berbonceng sama orang tuanya," jelasnya.

Dikatakannya, bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 7.00 WIB pada saat warga mengantarkan anaknya pergi sekolah.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto sekitar pukul 9.00 WIB, saat dijumpai di lokasi juga membenarkan adanya sebanyak lima unit sepedamotor yang tertimpa bangunan pagar.

"Informasinya ada satu orang siswa yang menggunakan sepedamotor meninggal dunia, satu diantaranya mengalami luka," jelasnya.

Korban yang saat ini telah diinventarisir pihak kepolisian Yanitra Octavizoli, umur 17 tahun, pelajar SMA Negeri 14 Pekanbaru kelas III. Korban ini diinformasikan telah meninggal dunia saat telah berada di rumah sakit Syafira Pekanbaru. Korban selanjutanya William Maleaki, umur 7 tahun, pelajar SD Negeri 141. Kondisi korban dirawat rumah sakit Syafira).

Kemudian Rasyad Agus Triono F, umur 11 tahun, pelajar SD Negeri 048 Kelas V. Kondisi korban dirawat dirumahnya / korban merupakan adik kandung dari korban an. Yanitra Octavizoli. Kemudian Rahma,  32 Th,  IRT,  jalan Perum GTU Blok E No 12 Bukut Raya. Dari insiden tersebut korban mengalami luka ringan. Selanjutnya Marwan umur 42, Wirasata juga mengalami luka Ringan.

Hingga pada saat ini di lokasi terkait peristiwa tersebut masih penuh dikunjungi masyarakat, di sana pihak pemadam kebakaran juga datang ke lokasi.(man)
KOMENTAR
Berita Update

Ada Kalajengking di Kabin Pesawat, Begini Respons Lion Air
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:45 wib

Bandara Internasional Supadio Ditutup Sementara
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:42 wib

45.779 Honorer K2 Resmi Melamar PPPK
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:39 wib

Inalum Pasok Bahan Baku Velg
Minggu, 16 Februari 2019 - 14:41 wib

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Minggu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Calon Peserta Latihan Kerja Kena Informasi Hoaks

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:29 WIB

Truk Masuk Kota Ancam Jiwa Warga

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:24 WIB

Dua Kali Rekam, Dua Tahun KTP-el Tak Selesai

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:18 WIB

Hari Ini Rekam KTP-el di Rumbai Pesisir

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:35 WIB

KBIH Harus Laksanakan Simulasi Manasik

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:21 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini