Vaksinasi Ulang Dilakukan di Kelurahan KLB Difteri di Tampan
Jumat, 09 November 2018 - 15:30 WIB > Dibaca 516 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -Rencana pemberian vaksin ulang kepada 39.648 anak yang tinggal di Kecamatan Tampan akibat terjadinya kasus kejadian luar biasa (KLB) difteri di lokasi tersebut urung dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini, pihak Dinas Kesehatan (Diskes) masih menunggu jadwal penyuluhan yang diberikan pihak kelurahan.


Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Indra Pomi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Gustiyanti mengatakan, memang rencana awal vaksin ulang di Kecamatan Tampan dilaksanakan awal November ini. Namun karena pihak kelurahan belum memberikan jadwal pelaksanaan penyuluhan, pihaknya belum bisa melakukan vaksin ulang.


“Pihak kelurahan dalam bulan ini berencana mengumpulkan RT/RW. Pada acara tersebut nanti kami sekaligus meminta waktu untuk melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan vaksinasi ulang. Karena masih banyak masyarakat yang tidak tahu kenapa harus divaksin ulang di Kecamatan Tampan tersebut,” katanya, Kamis (8/11).


Rencananya, lanjut Gustiyanti, pelaksanaan vaksininasi ulang tersebut akan dilakukan di kelurahan. Pasalnya, jika dilakukan di sekolah yang ada di Kecamatan Tampan, dikhawatirkan akan ada murid sekolah yang tidak berdomisili di Kecamatan Tampan, namun bersekolah di kecamatan tersebut.


“Jadi agar lebih tepat sasaran, vaksinasi akan kami lakukan di kelurahan setempat. Karena di Kecamatan Tampan ini sudah ditetapkan sebagai KLB difteri setelah ada seorang anak yang meninggal diindikasi kuat akibat difteri,” ujarnya.


Dipaparkan Gustiyanti, jika dirincikan anak-anak yang akan divaksin ulang di antaranya yakni anak usia 1-3 tahun tercatat sebanyak 11.456 jiwa dan akan diberikan vaksin ulang yakni difteri, pertusis dan tetanus (DPT), HB dan HiB atau kerap juga disebut vaksin pentavalen.


Sedangkan untuk anak usia 3-7 tahun, tercatat ada 9.799 jiwa dan akan diberikan vaksin DT. Kemudian anak usia 7-19 tahun akan diberikan vaksin TD. Sehingga di Kecamatan Tampan ini total 39.648 anak akan diberikan vaksin ulang.


Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anak berusia enam tahun yang tinggal di Kecamatan Tampan, meninggal dunia diduga karena terkena penyakit difteri.(ade)

(Laporan SOLEH SAPUTRA, Kota)

KOMENTAR
Berita Update

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Tingkat Asia Pasifik
Sabtu, 17 November 2018 - 11:01 wib

Harimau Terjebak di Kolong Ruko, Berhasil Diselamatkan
Sabtu, 17 November 2018 - 09:50 wib

Toyota Posisi Teratas untuk Fitur Keselamatan
Sabtu, 17 November 2018 - 09:48 wib

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Desember, Awal   Pemeriksaan JCH

Kamis, 15 November 2018 - 14:30 WIB

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan untuk Vaksinasi MR

Kamis, 15 November 2018 - 13:45 WIB

Ratusan Warga Ikuti Pengobatan Gratis

Selasa, 13 November 2018 - 16:00 WIB

Perpanjangan Vaksinasi MR, Disdik Dukung Diskes

Kamis, 08 November 2018 - 14:30 WIB

Realisasi 30 Persen, Diskes Lanjutkan Imunisasi MR

Senin, 05 November 2018 - 20:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us