Parah, IRT Terlibat Jaringan Narkoba
Jumat, 09 November 2018 - 11:00 WIB > Dibaca 621 kali Print | Komentar
DUMAI (RIAUPOS.CO) - Peredaran narkoba di Kota Dumai kini semakin marak. Bahkan parahnya, pengedar narkoba kini menyasar ke kalangan ibu rumah tangga (IRT). Itu terbukti dengan ditangkapnya IRT berinisial AR (45) oleh tim Satresnarkoba Polres Dumai karena diduga terlibat kuat dalam jaringan narkoba jenis sabu-sabu di Kota Dumai.


AR diketahui merupakan warga Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.  Wanita yang sehari-hari mengurus rumah tangga ini tidak dijelaskan pihak kepolisian bagaimana bisa terlihat jaringan narkoba jenis sabu-sabu tersebut.


Namun ketika petugas menangkap pelaku di Jalan Pemuda, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Selasa (6/11) lalu, petugas menemukan satu paket sedang diduga narkoba jenis sabu-sabu. Petugas belum menimbang pasti berat bubuk kristal tersebut. Karena berdasarkan SOP, berat narkoba harus di timbang di pengadaian

.
Saat diamankan polisi juga mengamankan satu unit handphone merek Huawei warna putih yang diduga digunakan pelaku untuk transaksi dan beberapa barang bukti lainnya.
Penangkapan bermula pada  sekitar awal November 2018 Tim Sat Narkoba Polres Dumai mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Pemuda, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan sering terjadinya transaksi narkotika jenis sabu-sabu.


Berdasarkan informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan hingga pada Selasa (6/11) , Tim Sat Narkoba Polres Dumai melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan yang berinisial AR, kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan satu paket sedang diduga narkotika jenis sabu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, selanjutnya diduga pelaku  dan barang bukti dibawa ke Polres Dumai untuk proses lebih lanjut.


“Saat ini masih tahap penyidik dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pelaku sendiri,” ujar Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Paur Kasubag Humas Polres Dumai Ipda Dedi Nofarizal, Kamis (8/11).


Ia mengatakan penyidik bakal melakukan pengembangan terhadap jaringan terduga pelaku. “Masih dalam tahap pemeriksaan, dari mana ia mendapatkan barang bukti dan siapa yang menyediakannya,” tuturnya.


Pelaku dikenakan Pasal 112 junto 114 UU Narkotika Nomor 35/2009 dengan ancaman minimal empat tahun penjara. “Bahkan maksimal hingga hukum mati,” tutupnya.(hsb)

KOMENTAR
Berita Update
GAMEZ FREE FIRE COMPETITION
Kompetisi eSport Berhadiah Golden Ticket Grand Final Indonesia Master 2019
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:02 wib
Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak

Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak
Rabu, 16 Januari 2019 - 17:15 wib

Piala Adipura Diarak di Kota Bangkinang
Rabu, 16 Januari 2019 - 17:00 wib
Dewan Minta Pemkab  Perhatikan Guru Komite

Dewan Minta Pemkab Perhatikan Guru Komite
Rabu, 16 Januari 2019 - 16:30 wib
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
372 Ekor  Sapi  Dihibahkan Tahun Ini

372 Ekor Sapi Dihibahkan Tahun Ini
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:40 WIB

Polisi Telusuri Pemodal Miras Oplosan

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:57 WIB

Pelimpahan 2 Tersangka Korupsi Tunggu Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:15 WIB

Rumah Mewah Produksi Miras Oplosan Rp1 Miliar

Selasa, 15 Januari 2019 - 11:30 WIB

Tiga Warga Lirik Ditangkap Polisi

Selasa, 15 Januari 2019 - 11:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us