Banyak Keluarga Ingin Lihat Kondisi Korban Lion Air JT 610
Kamis, 08 November 2018 - 12:39 WIB > Dibaca 380 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kondisi korban jatuhnya Lion Air JT 610 membuat keluarga ingin mengetahuinya. Banyak keluarga yang ingin melihat secara langsung kondisi korban. Namun, belum tentu semua dapat melihat secara langsung.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Pusdokkes Polri Kombespol Edi Purnomo menuturkan, hingga saat ini telah ada 44 keluarga yang mengambil dokumen kematian. Tujuh keluarga korban lain mengambil malam ini (7/11). ”Ini masih menunggu,” jelasnya.

Dalam pengurusan dokumen kematian, dia menuturkan bahwa tim DVI menyerahkan dokumen ke Lion Air dan pihak maskapai yang kemudian menyerahkannya ke keluarga. ”Yang hubungan langsung ya maskapai,” jelasnya.

Namun, ada beberapa keluarga yang kemudian menginginkan melihat secara langsung kondisi korban. Dia menuturkan, biasanya akan diperlihatkan foto kondisi korban terlebih dahulu. ”Kalau dirasa cukup ya lihat foto aja,” ujarnya.

Dia menuturkan, saat melihat kondisi jenazah tentu banyak keluarga yang merasa sedih. ”Tapi, ada tim psikolog yang membantu mereka,” terangnya ditemui di ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara R Said Sukanto kemarin malam.

Sementara tim DVI kembali mengidentifikasi tujuh korban penumpang Lion Air JT 610. Yakni, Kasan (63),  Eling Sutikno (59), Sahabudin (40), AKBP Sekar Maulana (45), Rio Nanda Pratama (26), Radhika Wijaya (4), dan Rafezha Widjaya (1,9).

Kepala Operasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri Kombespol Lisda Cancer menuturkan bahwa dari tujuh korban yang teridentifikasi hari ini, lima di antaranya teridentifikasi dengan metode sidik jari dan dua diantaranya dari tes DNA. ”Untuk yang tes DNA Radhika dan Rafezha,” ujarnya.

Kedua balita itu merupakan kakak beradik yang menjadi penumpang Lion Air JT 610. Menurutnya, kedua orang tuanya telah teridentifikasi pada hari sebelumnya. ”Satu keluarga selesai,” paparnya.

Dalam manifest diketahui ada dua balita dan satu anak, apakah dengan begitu otomatis satu anak atau bayi teridentifikasi? Dia menuturkan kinerja DVI bukan berdasar dari manifest penumpang. Namun, dengan identifikasi ilmiah, sehingga bisa dipertanggungjawabkan. ”Tunggu hasil lagi ya,” paparnya.

Hingga saat ini telah ada 51 orang penumpang Lion Air JT 610 yang teridentifikasi. 40 di antaranya merupakan lelaki dan 11 sisianya perempuan. Dengan begitu masih ada 138 korban yang belum teridentifikasi.(idr/lyn/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 wib

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib
Waspada Peningkatan Curah Hujan

Waspada Peningkatan Curah Hujan
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 wib
Warga Keluhkan APK Caleg

Warga Keluhkan APK Caleg
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 wib
Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah

Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:25 wib
Baznas Targetkan Rp6 Miliar

Baznas Targetkan Rp6 Miliar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:20 wib

Temukan Alat Kontrasepsi di Tempat Jagung Bakar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:15 wib

Mahasiswa Simpan 8 Ribu Ekstasi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:13 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Masih Harus Diuji secara Ekonomi

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Waspada Peningkatan Curah Hujan

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Pemilu, Tjahjo dan Yasonna  Sambangi Lapas Cipinang

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:40 WIB

Dungu

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:21 WIB

Ikatan Pemulung Mau ke DPR, Protes Perda Larangan Plastik
Sagang Online
loading...
Follow Us