Upayakan Kemudahan Berusaha Lebih Baik
Indonesia Kejar Peringkat 40
Senin, 05 November 2018 - 14:25 WIB > Dibaca 283 kali Print | Komentar
Indonesia Kejar Peringkat 40
KEJAR TARGET: Jetty baru untuk pelabuhan barang guna pembangunan RDMP Pertamina telah rampung dan siap digunakan. Barang-barang dari luar negeri rencananya masuk lewat pelabuhan itu. (PAKSI SANDANG PRABOWO/JPG
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Turun peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) dari posisi 72 ke 73 tak membuat Indonesia patah semangat. Pemerintah tetap optimistis bakal meraih posisi top 40. World Bank, lembaga yang melakukan penilaian EODB, menilai, Indonesia sudah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki ranking. Namun, negara-negara lain melakukan hal serupa dengan lebih sistematis dan mendasar. Karena itu, peringkat Indonesia tergeser.

Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi menyatakan, pemerintah sudah maksimal dalam memberikan kelonggaran untuk mendorong masuknya investasi dan ekspor. Menurut dia, proses custom clearance, payment system, dan billing system sudah berjalan lancar. Kebijakan kepabeanan dan perpajakan juga sudah memberikan banyak diskon bagi calon investor yang berorientasi ekspor. ’’Negara lain mengalami perbaikan lebih cepat, lebih maju,’’ ujarnya, akhir pekan lalu.

Indikator trading across border Indonesia turun dari 108 menjadi 112. Padahal, sebelumnya Indonesia sudah mengeluarkan paket-paket kebijakan untuk mendorong investasi. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, Ditjen Bea dan Cukai tidak memungut biaya dalam proses kepabeanan. Namun, masih ada catatan World Bank yang menyatakan bahwa ada biaya yang dikenakan sekitar 10 dolar AS. ’’Ini kemungkinan ada gap antara aturan formal yang ada dengan yang diimplementasikan. Atau, di luar bea dan cukai itu masih ada cost,’’ katanya.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan instansi-instansi lain seperti asosiasi importer, PT Pelindo, dan Balai Karantina. Ani, sapaan akrab Sri Mulyani akan berkoordinasi mengenai implementasi kebijakan dan juga persepsi instansi-instansi tersebut mengenai proses kepabeanan dan keefektifan kebijakan pemerintah. ’’Pelajaran dari hal ini adalah, kalau kita perbaiki, kita tidak bisa puas. Harus lebih baik lagi,’’ tuturnya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menambahkan, sebetulnya tren investasi internasional saat ini sedang turun. Sebab, masih banyak ketidakpastian ekonomi global seperti perang dagang dan tren kenaikan suku bunga acuan. ’’Tetapi, ini tidak bisa menjadi alasan,’’ ungkapnya.

Indonesia, lanjut dia, sudah menurunkan biaya pengurusan administrasi investasi dari Rp 3 juta menjadi Rp100 ribu. Kemudian, waktu pengurusannya juga dipersingkat dari tiga minggu menjadi tiga hari. Indonesia juga sudah menghasilkan inovasi layanan investasi berupa online single submission (OSS) yang mempermudah calon investor. Menurut Lembong, kebijakan-kebijakan terkait investasi akan dipraktikkan dengan lebih baik agar menghasilkan impact yang lebih nyata bagi kemudahan berusaha.(rin/c17/oki/das)


KOMENTAR
Berita Update
Kenaikan PPJ Bisa Batal

Kenaikan PPJ Bisa Batal
Jumat, 16 November 2018 - 12:42 wib
BKPP Jamin Rekrutmen CPNS Transparan

BKPP Jamin Rekrutmen CPNS Transparan
Jumat, 16 November 2018 - 12:30 wib
Bayi Lahir Bisa  Langsung Dapat Akta

Bayi Lahir Bisa Langsung Dapat Akta
Jumat, 16 November 2018 - 12:15 wib

Berusaha Lari saat Diperiksa Petugas
Jumat, 16 November 2018 - 12:00 wib

Jojo Tumbangkan Ginting
Jumat, 16 November 2018 - 11:15 wib

Megawati Ingin Diganti
Jumat, 16 November 2018 - 11:00 wib

Lagi, Longsor Km 81 Lintas Riau-Sumbar
Jumat, 16 November 2018 - 10:45 wib

Antusias Saksikan Kirab AAL
Jumat, 16 November 2018 - 10:30 wib

Dedet Desak Penyelesaian Jembatan Siak IV
Jumat, 16 November 2018 - 10:20 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Telkomsel Hadirkan Kerja Sama Non-Tunai dengan Adhya Tirta Batam
Pertamina Jamin Pasokan BBM di Riau Cukup

Kamis, 15 November 2018 - 15:15 WIB

Tropicana Slim Ajak Ikuti Senam Sehat di CFD

Kamis, 15 November 2018 - 12:23 WIB

Daihatsu Jelajah Hangatnya Minyak Kayu Putih dan Pantai Jikumerasa
Koleksi dari Paris, Boutique Si.Se.Sa Dibuka di Kota Pekanbaru
Sagang Online
loading...
Follow Us