Pihak Ketiga Digesa Perbaiki JPO
Senin, 05 November 2018 - 09:45 WIB > Dibaca 326 kali Print | Komentar
Pihak Ketiga Digesa Perbaiki JPO
Dilarang Lewat: Plang pemberitahuan yang bertuliskan “Dilarang Lewat” dipasang oleh Dinas Perhubungan akibat kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Gelanggang Remaja mengalami kerusakan akibat pagar yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Ahad (4/11/2018).
KOTA (RIAUPOS.CO) - Pasca hilangnya pagar pembatas jembatan penyeberangan orang (JPO)  di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan GOR Gelanggang Remaja,  Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru sudah meminta pihak ketiga untuk menggesa perbaikan JPO tersebut karena membahayakan masyarakat.


Plt Kepala Dinas Perhubungan  Pekanbaru Kendi Harahap mengatakan, dari hasil koordinasi pihaknya dengan pengelola JPO, pihak pengelola bersedia untuk segera memperbaiki JPO tersebut. Sebagai langkah awal, di lokasi JPO saat ini sudah dipasangi pagar pembatas agar tidak digunakan sementara oleh masyarakat.


“JPO tersebut saat ini sudah mau diperbaiki. Pihak pengelola juga memasang pagar agar JPO tersebut tidak digunakan sementara selama proses perbaikan. Karena selain pagar pembatas, lantai JPO tersebut juga ada yang sudah keropos,” ujarnya.


Perbaikan JPO tersebut memang dilimpahkan kepada pihak ketiga, lanjut Kendi, karena status JPO tersebut hingga kini masih belum milik Pemerintah Kota Pekanbaru. Karena masih dalam proses pengalihan aset dari pihak ketiga ke pemerintah kota.


“Jadi Dishub Pekanbaru dalam perbaikan jembatan ini hanya bisa melakukan pengawasan saja, kami tidak boleh memperbaiki jembatan tersebut karena asetnya belum milik Pemerintah Kota Pekanbaru,” jelasnya.


Namun demikian, lanjut Kendi, pihaknya akan mengawal ketat perbaikan JPO tersebut agar bisa digesa. Pasalnya JPO tersebut sangat diperlukan masyarakat untuk menyeberang dari sisi jalan ke sisi jalan lainnya.


“Kami akan pantau terus, Senin besok (hari ini,red) kami akan pantau lagi sudah mulai dikerjakan atau belum. Target kami perbaikan JPO tersebut bisa dilakukan secepatnya hingga bisa layak digunakan oleh masyarakat kembali,” sebutnya.


Kendi sebelumnya mengatakan, diduga pagar JPO tersebut dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Di mana besi tersebut kemudian dijual per kilogram untuk mendapatkan keuntungan semata. “Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga besi pagar itu dicuri untuk dijual. Tentu kami sangat prihatin dengan kejadian ini,” sebutnya.(gem)


(Laporan SOLEH SAPUTRA, Kota)
KOMENTAR
Berita Update

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
Pemkab Matangkan Rencana Geopark Natuna dari Unesco

Pemkab Matangkan Rencana Geopark Natuna dari Unesco
Senin, 17 Desember 2018 - 14:08 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Dua Pelaku  Pencuri Teralis Ditangkap Polisi

Dua Pelaku Pencuri Teralis Ditangkap Polisi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:15 wib

Mahasiswa STIKes Hang Tuah Juara I Pemilihan Duta BPOM
Senin, 17 Desember 2018 - 13:02 wib
Soal Uji SKB Dipertanyakan Peserta

Soal Uji SKB Dipertanyakan Peserta
Senin, 17 Desember 2018 - 13:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Mahasiswa STIKes Hang Tuah Juara I Pemilihan Duta BPOM

Senin, 17 Desember 2018 - 13:02 WIB

DPRD: Jangan Ada Negosiasi Denda

Senin, 17 Desember 2018 - 11:30 WIB

MAN 2 Jadi Rujukan Nasional PPDB

Senin, 17 Desember 2018 - 11:25 WIB

Daerah Diajak Terapkan Gaji Tunggal ASN

Senin, 17 Desember 2018 - 11:08 WIB

Menyusuri Sungai Siak dengan Kapal Pompong Wisata

Senin, 17 Desember 2018 - 11:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us