TEMUAN BAWASLU PEKANBARU

123 Warga Pekanbaru Belum Masuk DPT

Politik | Jumat, 02 November 2018 - 14:39 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru meminta warga untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilu. Bagi warga yang belum terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) maka masih berkesempatan untuk mengurus ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kantor lurah setempat. 

Bila menemukan adanya kejanggalan atau ada potensi menghilangkan hak suara, warga juga bisa melaporkan kepada Bawaslu Kota Pekanbaru.

Imbauan itu disampaikan Ketua Bawaslu Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution kepada Riau Pos, Kamis (1/11). Ia menjelaskan, pleno penyekatan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 1 seharusnya dimulai pada 28 Oktober lalu. Namun KPU sendiri masih memberikan kesempatan untuk perbaikan.

“Masih ada waktu. Jadi silahkan ke PPS setempat. Datangi saja kantor lurah masing-masing,” kata Indra. 

Lebih jauh disampaikan dia, sejak beberapa waktu lalu Bawaslu Pekanbaru hingga kecamatan telah melakukan pengawasan DPT. Dengan cara turun ke lapangan dan menanyakan langsung ke masyarakat. Apakah masih ada warga yang memiliki syarat lengkap tidak terdaftar ke dalam DPT.

Hasilnya Bawaslu menemukan adanya 123 orang dari berbagai kecamatan di Pekanbaru belum masuk ke dalam DPT.”Kami langsung turun ke tempat keramaian. Seperti perumahan masyarakat, pasar. Kamu tanyakan warga yang ditemui apakah sudah masuk DPT,” tuturnya.

Untuk tindak lanjut, pihaknya langsung melaporkan temuan itu kepada KPU Pekanbaru. Untuk selanjutnya ditindak lanjuti. 

Bawaslu juga memberi penjelasan dan saran ke warga untuk mendatangi PPS di kelurahan tempat tinggal mereka. 

“Pemilu merupakan pesta rakyat. Jadi ini pesta kita bersama. Maka sudah sepantasnya seluruh masyarakat Indonesia turut berpartisipasi dalam pesta ini. Karena 1 suara yang diberikan tentunya sangat menentukan nasib bangsa ini ke depan,” tambahnya.(nda)



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook