Ditabrak Truk CPO, IRT Tewas Mengenaskan

Begini Ceritanya | Selasa, 30 Oktober 2018 - 09:45 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Yos Sudarso Km 15 Simpang Jalan Toman atau tepatnya Jalan Lembaga Simpang Bingung Kecamatan Rumbai Pekanbaru, Ahad (28/10) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibatnya seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas setelah ditabrak truk tangki CPO yang melaju kencang.

Korban diketahui bernama Ina Depi Boru Nduru (40), warga Jalan Toman dekat Gereja BKP Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Selain menewaskan seorang ibu rumah tangga, suami korban bernama Aro Hulu (40), yang berboncengan dengan putrinya Siska berumur empat tahun ikut menjadi korban luka-luka saat terjatuh terpental ke aspal.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia mengatakan, sebelum peristiwa laka lantas tersebut terjadi, awalnya korban berboncengan dengan suaminya dan putrinya dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X BM 3195 NJ.

"Waktu itu korban dan suaminya dari rumahnya di Jalan Toman menuju Gereja Pentakosta di Jalan Sri Indra dekat Simpang Bingung," kata Budhia.

Setibanya di persimpangan antara Jalan Yos Sudarso dan Jalan Toman, suami korban hendak menyeberang sepeda motornya menuju arah Simpang Bingung. Akan tetapi, secara bersamaan, tiba-tiba datang sebuah truk tangki CPO warna hijau BK 8556 VV dengan melaju kencang dari belakang arah Muara Fajar.

Tanpa disadari korban, truk tangki CPO tersebut langsung menabrak sepeda motor yag dikendarai suami korban, akibatnya istri korban meninggal dunia karena bagian kepalanya tergilas ban truk tersebut.

Tragisnya lagi, pengemudi truk tangki bersama kernetnya malah berusaha kabur dan meninggalkan korba begitu saja yang terpental di badan jalan.

Beruntung, salah satu warga setempat yang melihat peristiwa tersebut, langsung mengejar pengemudi truk hingga ke arah Palas untuk menghentikan truk yang tak jauh dari Simpang Bingung.

"Warga sempat berjumpa dan mengamankan sopir agar tidak melarikan diri, namun saat hendak diamankan, sang sopir melarikan diri," jelasnya.

Lebih jelas dikatakan Budhia, waktu itu tak lama kemudian, personel Satlantas Polresta Pekanbaru Bripka Dupal tiba di lokasi truk  yang diberhentikan warga.

"Pada saat dicek di dalam truk, petugas menemukan satu ID Card, ketika diperlihatkan photo kepada saksi mereka mengatakan sopir persis dengan yang di foto," jelasnya.

Terkait peristiwa tersebut truk tangki CPO itu, lanjut Ipda Budhia, saat ini truk CPO sudah diamankan di Sat Lantas Polresta Pekanbaru, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

"Sopirnya saat ini masih dalam proses penyelidikan petugas, kami masih melakukan pengejaran," ungkap Budhia.(man)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU