Kampanyekan Cuci Tangan Pakai Sabun

Riau Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:00 WIB

Kampanyekan Cuci Tangan Pakai Sabun
CUCI TANGAN: Bupati Inhil HM Wardan didampingi Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikhah dan para guru, foto bersama pelajar SDN 007-008 usai peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se-Dunia (HCTPS) di Tebilahan, Selasa (23/10/2018).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, mengampanyekan mencuci sabun pakai tangan kepada siswa dan siswi SD Negeri 007-008 Tembilahan, Selasa (23/10).


Saat itu bupati didampingi Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan, dan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia (HCTPS) tahun 2018 ini mendapat perhatian serius.


Salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah untuk membumikan gerakan global yang telah dicanangkan PBB, baik pihak pemerintah maupun swasta. Sehingga pola hidup sehat benar-benar dapat diaplikasikan di tengah masyarakat.


‘’Hal ini adalah salah satu upaya untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun untuk meningkatkan pola hidup sehat,” kata Bupati Inhil.


Termasuk pula untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang dapat berdampak buruk terhadap penurunan kualitas hidup manusia.


‘’Kita akan perkuat dengan peraturan daerah  tentang budaya anak- anak untuk makan bersama keluarga dan membawa makanan ke sekolah dari rumah,” tutur bupati.


Dengan adanya perda tersebut, Ketua DPD Golkar Inhil ini berharap masa depan dan kesehatan semakin baik. Artinya, HCTPS mengajak gaya hidup masyarakat sehat, khususnya bagi anak-anak usia dalam usia pendidikan.


‘’Mencuci tangan adalah bagian penting untuk menjaga makanan, mencegah penyakit, dan membantu anak-anak tumbuh dengan kuat,” paparnya.


Sebagai mana diketahui, mencuci tangan dengan sabun dapat menjaga makanan tetap bersih dan mencegah penyakit yang berhubungan dengan makanan. Lebih dari 70 persen kasus diare di dunia berhubungan dengan kebersihan makanan.


Mencuci tangan dengan sabun diperkirakan dapat mengurangi diare sebesar 27 hingga 48 persen. Mencuci tangan juga dapat mengurangi hilangnya nutrisi pada makanan dan mengurangi risiko stunting pada anak usia di bawah 5 tahun hingga 15 persen.


Penyakit yang ditularkan melalui makanan adalah penyebab utama kematian pada negara yang berpendapatan rendah. Kontaminasi pada makanan rentan pada wanita hamil, janin, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu.


Penelitian menunjukkan, mencuci tangan memiliki manfaat untuk kebersihan makanan, nutrisi, dan kesehatan secara menyeluruh.(ind)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook