Banjir, SDN 140 Diliburkan

Pekanbaru | Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:05 WIB

Banjir, SDN 140 Diliburkan
SELAMATKAN BUKU: Murid-murid SDN 140, Jalan Karya Bersama, Kecamatan Tenayan Raya menyelamatkan buku-buku pelajaran agar tidak basah karena ruang kelas mereka tergenang air, Kamis (18/10/2018) pagi. Karena banjir ini, pihak sekolah meliburkan proses belajar mengajar.

(RIAUPOS.CO) - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru, Rabu (17/10) malam hingga Kamis (18/10) dini hari membuat SDN 140 yang berada di Jalan Karya Bersama, Kecamatan Tenayan Raya kebanjiran. Akibat air yang masuk hingga ke ruang kelas, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut sempat diliburkan.

Menurut keterangan salah seorang guru, Sunarti, air mulai masuk ke lingkungan sekolah hingga akhirnya masuk ke ruang kelas sekitar pukul 06.00 WIB. Bahkan pagi itu, air yang masuk ke dalam kelas mencapai ketinggian sekitar 20 hingga 25 centimeter.

“Mengetahui kondisi itu, saya langsung menghubungi kepala sekolah. Dari arahan kepala sekolah, karena kondisinya dinilai membahayakan, maka untuk sementara murid kelas 1-3 diliburkan hingga menunggu banjir mereda,” katanya.

Dikatakan Sunarti, kondisi banjir di sekolah tersebut memang kerap terjadi saat hujan deras. Untuk itu pihaknya berharap kepada pemerintah agar bangunan SD bisa direnovasi sehingga ketika hujan lebat air tidak lagi masuk ke dalam ruang kelas.

“Karena kalau kondisinya seperti ini terus, apapun program belajar mengajar yang kami rencanakan tidak akan berjalan. Kemudian peralatan sekolah kami seperti meja dan kursi kerena sering terendam air jadi tidak bisa bertahan lama,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, ia sudah mendapatkan laporan adanya sekolah yang kebanjiran tersebut. Ia juga sudah mengizinkan sekolah tersebut diliburkan jika kondisinya membahayakan murid.

“Saya dapat laporan memang sebagian ruang kelas di SDN 140 terendam banjir. Tapi ada beberapa ruang kelas yang bisa dipakai. Tapi kalau memang berbahaya, diliburkan saja. Terutama anak-anak yang masih kelas satu,” ujarnya.(yls)



Laporan SOLEH SAPUTRA, Tenayan Raya





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU