Cari Solusi tanpa Elga

Nasional | Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Cari Solusi tanpa Elga
Elga Kharisma Novanda

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tim balap sepeda track Indonesia punya kesempatan besar untuk menempatkan wakilnya di pentas Olimpiade. Khususnya di nomor team sprint putri. Sebab, PB ISSI sudah mendapatkan kabar tersebut dari UCI (federasi balap sepeda dunia) secara langsung.


Tetapi, kendala muncul setelah Elga Kharisma Novanda, partner Chrismonita Dwi Putri, harus segera mendapatkan tindakan operasi. Sebab, informasi yang diterima JPG, cedera punggung yang diderita Elga sejak tahun lalu harus berdampak besar.


Menurut Budi Saputra, manajer tim balap sepeda Indonesia, posisi tulang punggung Elga sudah bengkok. Ini juga setelah dipaksakan sekian lama untuk tetap berkompetisi sembari menjalani terapi.


“Untuk itu, kami tengah mencarikan solusi. Kondisi Elga harus segera ditangani,” terang Budi. Salah satu opsi terbaik yang dimiliki PB ISSI adalah memanggil Tiara Andini Prastika, rider Indonesia di nomor downhill untuk menggantkan peran Elga untuk sementara waktu.


Budi mengungkapkan, timnya mengalai keterbatasan jumlah atlet putri. Khususnya yang sesuai karakternya tampil di nomor track. “Tiara, meskipun baru saja operasi jari telunjuk kanan, dia sudah mulai berlatih kembali, dia menjadi pilihan tim pelatih,” beber pria yang juga menjadi ketua panitia penyelenggara pertandingan home Persija Jakarta di Liga 1 2018.


Hingga akhir tahun, tim balap sepeda masih akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Sebab, pada 8-13 Januari 2019, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asia Track Championships 2019.


Tim pelatih akan melihat kondisi Elga pasca operasi nantinya.
Di sisi lain, selain nomor sprint Tiara juga akan dimaksimalkan untuk nomor lain. Dadang Haries Poernomo, pelatih kapala pelatnas menjelaskan, kans besar Indonesia tampil di nomor team sprint putri tidak boleh dilewatkan. Khususnya saat tampil di Asia Track Championships 2019 mendatang.


“Yang menjadi perhatian kami tidak hanya team sprint putri, di sektor putra team sprint dan di individual anak-anak juga punya kans,” terang Dadang. Di sektor putra, tim track mendapatkan suntikan tenaga dari Rio Akbar, dan I Gusti Bagus Saputra yang juga dipercaya tampil di dua nomor, track dan BMX.


Sejauh ini hasilnya cukup positif. Yakni saat mereka membantu tim sprint Indonesia mendulang emas di dua seri Track Asia Cup, India dan Thailand. Selain itu juga mengantarkan team sprint putra mendulang perak di 1st South East Asian GP Track 10-11 Oktober lalu.(nap/jpg)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU