Denda Pajak Kendaraan Diputihkan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:43 WIB > Dibaca 660 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kabar gembira bagi pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan di Riau. Dalam waktu dekat, akan ada pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB). Sehingga yang dibayar hanya pajak pokok kendaraan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Indra Putrayana mengatakan, penghapusan denda pajak kendaraan hanya berlangsung selama sebulan lebih. Mulai dari 22 Oktober dan berakhir hingga 30 November mendatang.

“Kami harapkan masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan ini. Karena waktunya tidak lama, cuma sebulan,” kata Indra kepada Riau Pos, Rabu (17/10).

Dijelaskannya, denda pajak yang dihapus secara keseluruhan. Baik menunggak satu tahun, maupun di atas lima tahun.  “Pokoknya denda pajak ke belakang. Mau satu tahun, lima tahun atau lebih, dendanya kami gratiskan. Termasuk denda iuran Jasa Raharja,” kata dia.

Dia yakin, dengan penghapusan denda pajak ini, akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan. Hal ini akan membuat banyak masyarakat yang datang ke kantor pelayanan Samsat untuk membayar. Seiring dengan itu, kata Indra, pihaknya juga akan memperpanjang jam pelayanan. “Bisa jadi sampai malam,” kata Indra.

Saat ini kata dia, ada sekitar 20 sampai 30 persen kendaraan di Riau yang menunggak pajak. Hal inilah yang membuat pihaknya mengambil kebijakan ini. Kebijakan tersebut tertuang dalam SK Gubernur yang ditandatangani Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim. Selain penghapusan denda pajak, kata Indra, pihaknya juga sudah melakukan razia di sejumlah titik. Dari hasil razia ini, ditemukan 30 persen kendaraan yang nunggak pajak. 

“Hasil razia kemarin, dari 900 yang kami periksa, hampir 300 yang tidak bayar pajak. Bayangkan saja, ini baru hasil razia. Apalagi yang keseluruhannya,” sebutnya.

Hingga saat ini, kata Indra, realisasi setoran pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor mencapai 79 persen, dari target setoran Rp1,2 triliun. Indra yakin penerimaan pajak kendaraan ini mencapai target hingga akhir tahun ini.

Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan, pemutihan pajak kendaraan ini dilakukan, mengingat kondisi keuangan daerah yang defisit anggaran. Dana bagi hasil (DBH) migas dari pusat, mengalami tunda salur. Sehingga satu-satunya pemasukan adalah PAD, yang salah satunya dari sektor pajak kendaraan.

“Kondisi keuangan yang memang sulit di Riau. Kabupaten/kota juga sudah memekik. Jadi hasilnya ini, akan kami kirim langsung ke kabupaten/kota. Kami paham kondisi di daerah,” ujar Wan.

“Makanya saya minta sama Pak Indra, bikin sebuah terobosan yang bisa menambah pendapatan daerah. Salah satunya ini, penghapusan denda pajak kendaraan,” sambungnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan ini. 

“Jangan lagi berleha-leha, dan bayar segera. Waktunya singkat. Nanti kena lagi denda,” kata mantan Bupati Rokan Hilir ini.(dal)

KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Rabu, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Rabu, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Rabu, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Rabu, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Rabu, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Rabu, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Rabu, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Rabu, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Rabu, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Supermoon Bakal Terjadi 3 Kali

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:44 WIB

BKPM Siap Bekukan Izin VFS Tasheel Indonesia

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:41 WIB

Bupati Temui Kemenristek Dikti

Senin, 21 Januari 2019 - 11:05 WIB

Caesar Dicurigai Ada Kecurangan

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Supermoon, Waspada Pasang Maksimum Air Laut

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini