Cina Bantah Deradikalisasi Cuma Sasar Muslim
Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:48 WIB > Dibaca 511 kali Print | Komentar
BEIJING (RIAUPOS.CO) – Cina akhirnya buka suara soal deradikalisasi muslim di Wilayah Otonomi Khusus Uighur Xinjiang. Kemarin, Selasa (16/10) Reuters memberitakan bahwa praktik yang memicu kontroversi itu benar terjadi. Tapi, hanya mereka yang bermasalah yang menjadi sasaran. Tidak seluruh muslim Uighur. Praktik itu juga bebas diskriminasi. 

Gubernur Xinjiang Shohrat Zakir menyebut deradikalisasi di kamp-kamp khusus itu sebagai langkah positif. ‘’Dengan mengikuti pelatihan di sana, para peserta lantas menyadari kesalahan mereka dan memahami sisi negatif terorisme serta ekstremisme,’’ ungkapnya sebagaimana dilansir BBC. 

Zakir menambahkan, kamp yang berfungsi sebagai pelatihan deradikalisasi itu merupakan terobosan mutakhir. Rumusan tersebut muncul setelah bertahun-tahun Xinjiang berusaha memerangi ekstremisme, terorisme, dan separatisme. 

Dalam wawancara dengan Xinhua, Zakir menegaskan bahwa terorisme adalah ancaman terbesar Xinjiang. Penangkapan dan penahanan tersangka, menurut Zakir, tidak menyelesaikan masalah. Harus ada upaya deradikalisasi untuk mencabut akar-akar paham radikal tersebut. Karena itulah, Xinjiang mendirikan kamp-kamp khusus. 

Di kamp itu, para peserta pelatihan diajari ilmu hukum dan konstitusi negara. Selain itu, mereka dilatih berbahasa Mandarin yang benar. Setelah pelatihan dasar itu, barulah para peserta dibekali keterampilan. Misalnya, membuat sepatu dan merangkai alat elektronik. 

‘’Ada kontrak yang mengikat peserta dan pusat pelatihan tersebut,’’ kata Zakir. Dia menepis anggapan bahwa pusat pelatihan itu adalah penjara bagi kaum muslim yang dianggap radikal.(bil/c19/hep/jpg) 
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Atletico Belum Tentu Beli Morata

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:25 WIB

Ditawarkan ke Klub Italia

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:15 WIB

Anthony Ginting Belum Terbendung

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:25 WIB

Wozniacki ke Babak Ketiga

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:15 WIB

Masjid Al Aqsa Dibuka Kembali Usai Ricuh

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini