Master Plan Drainase Dibahas di Awal 2019
Senin, 15 Oktober 2018 - 09:40 WIB > Dibaca 447 kali Print | Komentar
Master Plan Drainase Dibahas di Awal 2019
TINJAU: Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman saat meninjau salah satu aliran sungai di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru akhir pekan ini. AFIAT ANANDA/RIAU POS
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Banjir di Kota Pekanbaru semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya di jalan, luapan air sudah mulai memasuki pemukiman warga. Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman mendorong agar master plan drainase yang telah dibuat beberapa tahun lalu segera di eksekusi. Ditargetkan pada 2025 mendatang seluruh drainase yang ada di Kota Bertuah sudah terintegrasi.

“Berhubungan ini letaknya di Pekanbaru maka harus ada peran serta Pemko. Mengingat juga perkiraan pembangunan master plan drainase juga menelan anggaran yang besar,” ucap Noviwaldy kepada Riau Pos, Ahad (14/10).

Ia menargetkan awal tahun 2019 mendatang Pemko dan Pemprov mulai membahas master plan tersebut. Kemudian dirampungkan dengan membuat detail master plan. Selanjutnya kedua belah pihak sudah mulai melakukan eksekusi. Menurut dia dalam biaya pembangunan tidak tertutup kemungkinan bisa diminta ke APBN.

“Anggarannya itu diperkirakan mencapai Rp1 Triliun. Tidak ada masalah yang penting tidak ada lagi banjir. Kita juga bisa meminta bantuan APBN. Dengan catatan, setiap pembahasan nanti harus ada menghasilkan detail yang jelas. Karena tidak akan mungkin pusat mau mengeluarkan uang tanpa kejelasan” tuturnya.

Saat ditanya koordinasi antara Pemprov dan Pemko Pekanbaru yang selama ini kurang berjalan, Dedet tidak menampik. Namun ia berkeyakinan masalah tersebut hanya sebatas komunikasi saja. Nantinya bila perlu DPRD Riau akan urut memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak.

“Kami siap fasilitasi. Yang penting harus ada progres yang terencana dengan baik. Karena target kita 2025 Pekanbaru bebas banjir,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, genangan air di Kota Pekanbaru semakin hari semakin meluas. Terlebih pada saat musim penghujan saat ini. Adapun solusi yang baru bisa dilakukan pemerintah saat ini masih sebatas pengerukan drainase dan aliran sungai. Sedangkan untuk solusi permanen, yakni pembangunan drainase terintegrasi belum juga terlaksana sampai sekarang.(gem)


Laporan AFIAT ANANDA, Kota



KOMENTAR
Berita Update

Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Selasa, 19 November 2018 - 19:09 wib
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Selasa, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Selasa, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Selasa, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Selasa, 19 November 2018 - 16:00 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Selasa, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Selasa, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Selasa, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Selasa, 19 November 2018 - 14:22 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
HUT Ke-61, PAPDI Gelar Pengabdian Masyarakat

Senin, 19 November 2018 - 10:16 WIB

IDI Riau Gembira PN Pekanbaru Menangkan Gugatan Anggotanya
1250 Orang Antusias Ikuti Rangkaian #Hands4Diabetes

Minggu, 18 November 2018 - 14:18 WIB

Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini