Tiga Tersangka Korupsi Drainase Masih Bekerja
Jumat, 12 Oktober 2018 - 10:10 WIB > Dibaca 434 kali Print | Komentar
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembangunan drainase paket A di Jalan Soekarno-Hatta. Tiga dari lima tersangka tersebut, berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Riau.

Mereka yang ASN itu yakni, ICS selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), WS selaku Ketua Pokja, dan RAP selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Mereka bekerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.

Sedangkan dua tersangka lainnya dari pihak swasta. Yakni SJ selaku Direktur Utama PT Sabar Jaya Karyatama dan IS selaku konsultan Pengawas CV Siak Pratama Enginering Consultan.

Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan melalui Kepala Bidang Kedudukan Hukum dan Kesejahteraan Pegawai, Trimo Setiono mengaku, belum mendapat laporan dari pihak Kejaksaan, meski tiga ASN sudah ditetapkan tersangka korupsi.

“Sampai saat ini kami belum terima laporan terkait itu. Tapi itu tidak masalah karena belum ditahan,” katanya kepada wartawan, Kamis (11/10).

Karena belum dilakukan penahanan kepada tiga tersangka tersebut kata dia, maka mereka masih bisa bekerja seperti biasanya. “Yang bersangkutan masih bisa bekerja seperti biasa,” kata dia.

Namun kata Trimo, ketika yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan, maka pihaknya akan mendapat surat pemberitahuan dari Kejaksaan.

“Surat itu sebagai dasar kita memproses yang bersangkutan untuk pemberhentian sementara. Ketika proses itu jalan selama 60 hari, maka haknya (gaji, red) akan dipotong 50 persen dan tidak mendapatkan tambahan penghasilan,” sebutnya.

Diketahui, Kejari Pekanbaru menetapkan lima tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan drainase paket A di Jalan Soekarno-Hatta. Kerugian negara akibat perbuatan tersangka Rp2.523.979.195.

Kepala Kejari Pekanbaru, Suripto Irianto mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara, Selasa (9/10).

Drainase Paket A dibangun dari simpang Jalan Riau-Simpang SKA Pekanbaru. Proyek dianggarkan dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2016 pada PUPR Riau dengan nilai pagu Rp14.314.000.000.

PT Sabarjaya Karyatama merupakan pelaksana pekerjaan. Adapun nilai penawaran yang diajukan PT Sabarjaya Karyatama adalah Rp11.450.609.000.

Suripto menyebutkan, diduga terjadi penyimpangan dalam pembangunan drainase tersebut. Modusnya, ada beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak, padahal dana sudah dicairkan 100 persen.(dal)


KOMENTAR
Berita Update

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:00 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib

Imunisasi MR Diperpanjang Hingga Bulan Oktober
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:00 wib

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Perjuangkan Kader Jadi Wakil Rakyat
FSPTI Riau Gelar Rapimda
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:26 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Di Pangkalan  Kosong, Pengecer  Jual Rp 45 Ribu

Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:02 WIB

Sudah 741 Kendaraan Terjaring Razia Pajak

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:36 WIB

Banjir, SDN 140 Diliburkan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:05 WIB

Kadis PU Merangkap Jadi Plt Kadiskes

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:54 WIB

100 Pencaker Tes Tertulis

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:40 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini