Tiga Tersangka Korupsi Drainase Masih Bekerja
Jumat, 12 Oktober 2018 - 10:10 WIB > Print | Komentar
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembangunan drainase paket A di Jalan Soekarno-Hatta. Tiga dari lima tersangka tersebut, berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Riau.

Mereka yang ASN itu yakni, ICS selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), WS selaku Ketua Pokja, dan RAP selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Mereka bekerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.

Sedangkan dua tersangka lainnya dari pihak swasta. Yakni SJ selaku Direktur Utama PT Sabar Jaya Karyatama dan IS selaku konsultan Pengawas CV Siak Pratama Enginering Consultan.

Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan melalui Kepala Bidang Kedudukan Hukum dan Kesejahteraan Pegawai, Trimo Setiono mengaku, belum mendapat laporan dari pihak Kejaksaan, meski tiga ASN sudah ditetapkan tersangka korupsi.

“Sampai saat ini kami belum terima laporan terkait itu. Tapi itu tidak masalah karena belum ditahan,” katanya kepada wartawan, Kamis (11/10).

Karena belum dilakukan penahanan kepada tiga tersangka tersebut kata dia, maka mereka masih bisa bekerja seperti biasanya. “Yang bersangkutan masih bisa bekerja seperti biasa,” kata dia.

Namun kata Trimo, ketika yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan, maka pihaknya akan mendapat surat pemberitahuan dari Kejaksaan.

“Surat itu sebagai dasar kita memproses yang bersangkutan untuk pemberhentian sementara. Ketika proses itu jalan selama 60 hari, maka haknya (gaji, red) akan dipotong 50 persen dan tidak mendapatkan tambahan penghasilan,” sebutnya.

Diketahui, Kejari Pekanbaru menetapkan lima tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan drainase paket A di Jalan Soekarno-Hatta. Kerugian negara akibat perbuatan tersangka Rp2.523.979.195.

Kepala Kejari Pekanbaru, Suripto Irianto mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara, Selasa (9/10).

Drainase Paket A dibangun dari simpang Jalan Riau-Simpang SKA Pekanbaru. Proyek dianggarkan dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2016 pada PUPR Riau dengan nilai pagu Rp14.314.000.000.

PT Sabarjaya Karyatama merupakan pelaksana pekerjaan. Adapun nilai penawaran yang diajukan PT Sabarjaya Karyatama adalah Rp11.450.609.000.

Suripto menyebutkan, diduga terjadi penyimpangan dalam pembangunan drainase tersebut. Modusnya, ada beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak, padahal dana sudah dicairkan 100 persen.(dal)


KOMENTAR
Berita Update

Ada Kalajengking di Kabin Pesawat, Begini Respons Lion Air
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:45 wib

Bandara Internasional Supadio Ditutup Sementara
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:42 wib

45.779 Honorer K2 Resmi Melamar PPPK
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:39 wib

Inalum Pasok Bahan Baku Velg
Minggu, 16 Februari 2019 - 14:41 wib

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Minggu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Calon Peserta Latihan Kerja Kena Informasi Hoaks

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:29 WIB

Truk Masuk Kota Ancam Jiwa Warga

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:24 WIB

Dua Kali Rekam, Dua Tahun KTP-el Tak Selesai

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:18 WIB

Hari Ini Rekam KTP-el di Rumbai Pesisir

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:35 WIB

KBIH Harus Laksanakan Simulasi Manasik

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:21 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini