Depan >> Berita >> Riau >>
Bangkinang Mulai Bersolek
Segera Miliki Gapura
Kamis, 11 Oktober 2018 - 13:30 WIB > Print | Komentar
Segera Miliki Gapura
SERIUS: Bupati Kampar Azis Zaenal serius mendengarkan keterangan dari stafnya saat rapat di kantornya, belum lama ini.
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Dalam beberapa tahun ke depan, Kota Bangkinang dicanangkan menjadi sebuah kota yang indah dan layak dikunjungi. Sebagian kawasannya yang berbukit-bukit dan bagian lainnya dialiri Sungai Kampar menjadi kota ini sangat menjanjikan. Lalu lintas dalam kota yang masih nyaman dan udaranya masih cukup bersih juga menjadi faktor pendukung.


 Satu per satu upaya pembenahan Kota Bangkinang ini dilakukan Pemkab Kampar. Ini merupakan bagian dari kerangka besar menjadikan Kota Bangkinang sebagai pintu gerbang wisata alam dan kebudayaan bagi Kabupaten Kampar. Bila Bangkinang riverside sudah masuk tahap pembebaasan lahan pada tahun ini, maka di pintu masuk kota, Pemkab Kampar sudah mulai memperhitungkan lokasi pembangunan Gapura.


Bupati Kampar Azis Zaenal melalui Sekretaris Daerah Yusri menyebutkan, Gapura Selamat Datang ini memang sedang digesa pengerjaanya. Maka dirinya bersama Kepala Dinas PUPR Kampar Afdal melakukan pengecekan lokasi pada Rabu (10/10) kemarin. Gapura itu akan dibangun di pintu masuk Kota Bangkinang di antara Desa Kumantan dan Desa Batu Belah.


Tidak sembarang membangun, kata Yusri, Pemkab Kampar melibatkan kepala desa, ninik mamak dan tokoh masyarakat di desa setempat. Tidak sekedar gapura, kata Yusri, lokasi ini nanti juga diharapkan berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat. Karena di dekat gapura juga akan dibangun rest area yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan disepanjang area gapura.


’’Setiap kota itu ada landmark dan bangunan monumentalnya yang akan mudah diingat orang. Apalagi Kampar ini lintasan padat dan sudah mulai ramai wisatawan regional dan internasional yang datang. Tentu kita perlu membuatnya satu, tentunya juga untuk mempercantik wajah Kota Bangkinang,’’ sebut Yusri.


Tinjauan lokasi pembangunan gapura itu juga menurut Sekda juga untuk meluruskan tujuan pembangunannya. Dirinya menyebutkan, gapura itu bukan sebagai batas antara Kota Bangkinang, Batu Belah dan Kumantan. Tapi sebagai pintu gerbang, sekaligus dengan nilai estetika, wisata dan juga perekonomian warga sekitarnya.


 ’’Kehadiran kepala desa, ninik mamaka dan kepala desa ini supaya tidak terjadi konflik perbatasan yang diakibatkan pembangunan gapura ini, karena ke depan mungkin akan berdampak kepada ekonomi masyarakat juga kehadirannya. Sebelumnya juga telah diadakan pertemuan dengan kedua belah pihak agar jelas tujuan dan tidak terjadi kesalahpahaman tentang rencana pembagunannya,’’ sebut Yusri.(adv)
KOMENTAR
Berita Update

Ada Kalajengking di Kabin Pesawat, Begini Respons Lion Air
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:45 wib

Bandara Internasional Supadio Ditutup Sementara
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:42 wib

45.779 Honorer K2 Resmi Melamar PPPK
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:39 wib

Inalum Pasok Bahan Baku Velg
Minggu, 16 Februari 2019 - 14:41 wib

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Minggu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:08 WIB

Ketua MUI Imbau Waspadai Hoaks

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:06 WIB

SMAN 1 Ujungbatu Melaju ke Final

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:03 WIB

Kampar Akan Konsentrasi Sukseskan Pemilu

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:00 WIB

Miliki Paket Sabu, Seorang Nenek dan Pemuda Diamankan

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:58 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini