Depan >> Berita >> Riau >>
Menyadap Karet, Pasutri Diserang Beruang
Kamis, 11 Oktober 2018 - 12:30 WIB > Dibaca 516 kali Print | Komentar
Menyadap Karet, Pasutri Diserang Beruang
DISERANG BERUANG: Abu Hanifah, korban penyerangan oleh beruang mengalami luka di bagian wajah, saat ini terbaring di RSUD Teluk Kuantan, Rabu (10/10/2018).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sepasang suami istri, Hanifah dan Sulastri warga Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir diserang beruang saat menyadap karet di kebun miliknya, Rabu (10/10) pagi. Akibatnya, kedua pasangan suami isteri ini mengalami luka cukup serius.


 Menurut salah seorang keponakan korban, Amri (37),  pasangan suami istri tersebut bekerja sebagai penyadap karet. Jarak kebun karet dari rumah korban sekitar 3 kilometer.


“Tidak ada orang yang melihat kejadian tersebut. Hanya pasangan suami istri itu saja yang berada di kebun itu. Saya hanya mendengar suara minta tolong dari jauh. Makanya saya berlari ke arah datangnya suara. Sesampai di situ, saya mendapati keduanya tergeletak bersimbah darah. Sedangkan beruangnya sudah pergi,” ujar Amri.


 Tidak berapa lama setelah suara minta tolong itu, lanjut Amri, warga lainnya mulai berdatangan memberi pertolongan. Pasangan suami istri tersebut langsung dilarikan masyarakat ke Puskesmas Kuantan Hilir untuk mendapatkan perawatan.


“Suaminya mengalami luka robek di bagian wajah. Sedangkan istrinya luka di bagian paha. Namun, karena suaminya mengalami luka yang serius, makanya dirawat di RSUD Teluk Kuantan,” kata Amri.


Amri melanjutkan, saat kejadian, suami korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan cara memanjat. Namun, beruang tersebut tetap menyerang. “Bahkan, istri korban mencoba membantu, tapi tidak berhasil, karena beruang tersebut juga menyerang istrinya,” kata Amri.
 

Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD) Riau Hutomo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya dua warga yang diserang beruang. “Iya, informasinya ada dua warga diserang beruang,” ujar Hutomo, Rabu (10/10) siang.
  

Atas infomasi tersebut lanjut dia, pihaknya telah mengerahkan tim untuk turun ke lapangan melacak keberadaan hewan buas itu. Selain itu, melakukan pengecekan terhadap kondisi dua korban yang tengah menerima perawatan medis di rumah sakit.
 

Berdasarkan keterangan warga, ditambahkan Hutomo, lokasi konflik manusia dengan hewan tersebut berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat desa. Mengenai perkembangan selanjutnya kata dia, pihaknya akan menyampaikan secara detail setelah penelusuran selesai. “Kita masih menelusurinya, nanti disampaikan hasilnya,” pungkas Hutomo.(mng)


(Laporan RIRI RADAM KURNIA, MARDIAS CHAN, Pekanbaru)
KOMENTAR
Berita Update

Ashanty Bangga dengan Aurel
Sabtu, 14 Desember 2018 - 17:00 wib

Maia Estianty Hamil Anak Irwan Mussry?
Sabtu, 14 Desember 2018 - 16:30 wib

Diduga Overdosis, Mahasiswi Ditemukan Tewas
Sabtu, 14 Desember 2018 - 16:00 wib
Agenda Jokowi di Pekanbaru
Rapat Kerja dan Terima Gelar Adat
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:53 wib
Bawaslu Akan Menindak APK Melanggar Peraturan
Alat Peraga kampanye Caleg berada di jalan Protokol Pekanbaru
Bawaslu Akan Menindak APK Melanggar Peraturan
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:35 wib

Jalur Padang-Solok masih Macet
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:01 wib

6 Kilogram Sabu untuk Tahun Baru Gagal Beredar
Sabtu, 14 Desember 2018 - 15:00 wib

Sampai di Pekanbaru, SBY Langsung Shalat Jumat
Sabtu, 14 Desember 2018 - 14:51 wib
2 Masih Dalam Pencarian
8 Korban Longsor Ditemukan
Sabtu, 14 Desember 2018 - 14:30 wib
Bank Syariah Mandiri Sediakan Transaksi Hedging

Bank Syariah Mandiri Sediakan Transaksi Hedging
Sabtu, 14 Desember 2018 - 14:09 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Rapat Kerja dan Terima Gelar Adat

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:53 WIB

Bawaslu Akan Menindak APK Melanggar Peraturan

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:35 WIB

Sampai di Pekanbaru, SBY Langsung Shalat Jumat

Jumat, 14 Desember 2018 - 14:51 WIB

Bagan Sinembah Juara Lomba EKK Riau

Jumat, 14 Desember 2018 - 13:15 WIB

Syamsuar: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Medis

Jumat, 14 Desember 2018 - 13:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini