Depan >> Berita >> Riau >>
Peran Keluarga Sangat Besar
Rabu, 10 Oktober 2018 - 18:00 WIB > Print | Komentar
Peran Keluarga Sangat Besar
FOTO BERSAMA: Bupati Rohul H Sukiman didampingi Bunda Paud Rohul Hj Peni Herawati Sukiman foto bersama usai membuka sosialisasi pendidikan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang ditaja Disdikpora di Gedung Permaisuri Rohul, Selasa (9/10/2018).
ROHUL (RIAUPOS.CO) - orangtua dan keluarga memiliki peran yang besar menentukan masa depan anak, dan sebagai ujung tombak pengasuhan anak. Untuk memberikan perawatan dan pengasuhan yang berkualitas sesuai dengan tahap perkembangan anak.


Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu Hj Peni Herawati Sukiman, Selasa (9/10) menjelaskan, para orang tua dan keluarga memiliki peran utama dalam memperhatikan tumbuh kembang anak.


Karena masa 1000  hari pertama kehidupan (HPK) merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Pada masa inilah proses tumbuh kembang seorang anak dimulai. Dimasa itu sebagai orang perhatikan tumbuh kembang anak, asupan gizi.


Di samping itu orang tua harus mempunyai edukasi yang baik karena tumbuh kembang anak juga tergantung pada orang tua dan keluarga. Karena status gizi dan kesehatan ibu dan anak merupakan penentu kualitas sumber daya manusia, status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra-hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis atau yang kita kenal dengan 1000 HPK.


Meskipun remaja putri secara eksplisit tidak disebutkan dalam 1000 HPK, namun status gizi remaja putri atau pranikah memiliki kontribusi besar pada kesehatan dan keselamatan kehamilan serta kelahiran, apabila remaja putri menjadi ibu.


‘’Periode 1000 HPK ini, merupakan periode yang sensitif. Karena akibat yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi. Dalam artian asupan gizi yang tidak baik memberikan dampak buruk pada periode tersebut baik jangka pendek dan jangka panjang.


Di sinilah peran keluarga sangat besar dalam menumbuh kembangkan anak yang cerdas dan berkualitas,’’ ungkap Hj Peni Herawati Sukiman saat menghadiri sosialisasi pendidikan keluarga pada 1000 HPK di Gedung Wanita Permaisuri Rohul, Selasa (9/10).


Sementara itu, usai buka sosialisasi pendidikan HPK, Bupati Rohul H Sukiman menyebutkan, pemerintah daerah saat ini sedang mencari solusi dalam menangani masalah stunting.  Stunting timbul bisa jadi karena adanya unsur ketiadak tahuan orang tua dalam memberikan kebutuhan gizi sesuai dengan asupan makanan anak, maka disinilah peran orang tua atau keluarga.


Menurutnya, stunting atau kerdil adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk seusianya. Indonesia adalah negara yang prevalensi stunting kelima terbesar.(adv)
KOMENTAR
Berita Update

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib

20.790 Honorer K2 Kemenag Diminta Segera Daftar PPPK
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:02 wib
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:35 wib

Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta Tunggu Lelang
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:01 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Menumbuhkan Kecintaan Anak Terhadap Alquran MTQ di Masjid Nur Ikhlash
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Jumat, 15 Februari 2019 - 17:35 WIB

Pengembang Tunjukkan Izin Mati ke Satpol PP

Jumat, 15 Februari 2019 - 16:46 WIB

Tuntaskan Penanganan Limbah

Jumat, 15 Februari 2019 - 16:06 WIB

Tujuh Orang Bersaksi di  Sidang Pembunuhan Oknum Guru

Jumat, 15 Februari 2019 - 12:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini