Depan >> Berita >> Riau >>
Peran Keluarga Sangat Besar
Rabu, 10 Oktober 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 271 kali Print | Komentar
Peran Keluarga Sangat Besar
FOTO BERSAMA: Bupati Rohul H Sukiman didampingi Bunda Paud Rohul Hj Peni Herawati Sukiman foto bersama usai membuka sosialisasi pendidikan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang ditaja Disdikpora di Gedung Permaisuri Rohul, Selasa (9/10/2018).
ROHUL (RIAUPOS.CO) - orangtua dan keluarga memiliki peran yang besar menentukan masa depan anak, dan sebagai ujung tombak pengasuhan anak. Untuk memberikan perawatan dan pengasuhan yang berkualitas sesuai dengan tahap perkembangan anak.


Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu Hj Peni Herawati Sukiman, Selasa (9/10) menjelaskan, para orang tua dan keluarga memiliki peran utama dalam memperhatikan tumbuh kembang anak.


Karena masa 1000  hari pertama kehidupan (HPK) merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Pada masa inilah proses tumbuh kembang seorang anak dimulai. Dimasa itu sebagai orang perhatikan tumbuh kembang anak, asupan gizi.


Di samping itu orang tua harus mempunyai edukasi yang baik karena tumbuh kembang anak juga tergantung pada orang tua dan keluarga. Karena status gizi dan kesehatan ibu dan anak merupakan penentu kualitas sumber daya manusia, status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra-hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis atau yang kita kenal dengan 1000 HPK.


Meskipun remaja putri secara eksplisit tidak disebutkan dalam 1000 HPK, namun status gizi remaja putri atau pranikah memiliki kontribusi besar pada kesehatan dan keselamatan kehamilan serta kelahiran, apabila remaja putri menjadi ibu.


‘’Periode 1000 HPK ini, merupakan periode yang sensitif. Karena akibat yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi. Dalam artian asupan gizi yang tidak baik memberikan dampak buruk pada periode tersebut baik jangka pendek dan jangka panjang.


Di sinilah peran keluarga sangat besar dalam menumbuh kembangkan anak yang cerdas dan berkualitas,’’ ungkap Hj Peni Herawati Sukiman saat menghadiri sosialisasi pendidikan keluarga pada 1000 HPK di Gedung Wanita Permaisuri Rohul, Selasa (9/10).


Sementara itu, usai buka sosialisasi pendidikan HPK, Bupati Rohul H Sukiman menyebutkan, pemerintah daerah saat ini sedang mencari solusi dalam menangani masalah stunting.  Stunting timbul bisa jadi karena adanya unsur ketiadak tahuan orang tua dalam memberikan kebutuhan gizi sesuai dengan asupan makanan anak, maka disinilah peran orang tua atau keluarga.


Menurutnya, stunting atau kerdil adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk seusianya. Indonesia adalah negara yang prevalensi stunting kelima terbesar.(adv)
KOMENTAR
Berita Update

IKA UNRI Satukan Potensi Bangun Riau dan Indonesia
Senin, 21 Oktober 2018 - 22:19 wib
Komunitas Film Pekanbaru (Komfek)
Mengembangkan Perfilman Indie Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 20:10 wib

Z Face Boy and Girl Sambangi SMAN 8 Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 19:17 wib
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Pasca Muncul Buaya
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Senin, 21 Oktober 2018 - 18:02 wib
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Senin, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Senin, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Senin, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Senin, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS

Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:00 WIB

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T

Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:43 WIB

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:32 WIB

Bupati Tinjau Korban Banjir

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini