Boleh Paksakan Vaksin MR

Pekanbaru | Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Boleh Paksakan Vaksin MR
SUNTIK MR: Petugas kesehatan melakukan suntik vaksin measles rubella (MR) kepada seorang murid disaksikan Wali Kota Pekanbaru Firdaus (kanan) di SDN 55 Jalan Sekolah, Kecamatan Rumbai Pesisir, Selasa (9/10/2018). EVAN GUNANZAR/RIAU POS
(RIAUPOS.CO) - Pemerintah dan instansi terkait dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan bahwa vaksin measles-rubella (MR) boleh diberikan kepada anak mengingat manfaatnya, namun kenyataan di lapangan masih ada saja orang tua yang menolak anaknya untuk diberikan vaksin tersebut.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan setelah kembali dilanjutkannya program pemberian vaksin MR, semua pihak diharapkan mendukung. Ini mengingat pentingnya vaksin ini bagi kesehatan dan masa depan anak.

Untuk pemberian vaksin MR Oktober ini, tidak memerlukan surat pernyataan lagi dari orang tua. Karena sudah banyak pihak termasuk ahli yang menelaah manfaat vaksin ini. Jadi kalau masih ada orang tua yang menolak, bisa sedikit dipaksa agar anaknya boleh divaksin. Tentu dengan diberi penjelasan lebih lanjut, kata Kadisdik saat meninjau pelaksanaan pemberian vaksin MR di SDN 55 Jalan Sekolah, Kecamatan Rumbai Pesisir, Selasa (9/10).

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru Zaini Rizaldy. Ia mengatakan bahwa saat ini target capaian pemberian vaksin MR di Pekanbaru masih jauh dari target. Di mana hingga awal Oktober, target pemberian vaksin MR masih pada angka 19 persen.

Dengan waktu yang masih tersedia hingga akhir Oktober mendatang, kami akan terus berusaha mengejar target. Salah satunya berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk terus melakukan sosialisasi agar tidak ada lagi sekolah atau orangtua murid yang menolak pemberian vaksin ini, sebutnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT yang juga meninjau langsung pemberian vaksin MR tersebut mengatakan, salah satu tujuan ia langsung meninjau pelaksanaan vaksin MR ini adalah untuk memberitahukan kepada orang tua dan pihak sekolah bahwa vaksin ini aman dan sangat diperlukan oleh anak.

Pemerintah melakukan pemberian vaksin ini agar anak-anak sehat. Jika masih ada yang menganggap vaksin ini tidak aman atau lainnya, itu sebenarnya adalah hal yang keliru. Karena komisi fatwa MUI juga sudah mengeluarkan surat bahwa material vaksin ini bisa digunakan, katanya.

Untuk itu, dalam kesempatan itu, Firdaus juga mengimbau semua pihak agar bisa turut menyukseskan pemberian vaksin ini mengingat waktu yang semakin menipis. Terutama para kepala sekolah, lurah hingga setingkat camat dan orang tua dari murid itu sendiri.

Dengan waktu yang lebih kurang tersisa tiga pekan ini, target yang ada harus segera dipacu. Terutama di sekolah-sekolah yang berada di daerah pinggiran kota dengan tingkat kerawanan terhadap penyakit yang lebih tinggi, ujarnya.(sol)


Laporan SOLEH SAPUTRA, Kota







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com