SMAN 1 PEKANBARU ATASI SMKN 1 TEBING TINGGI 38-6

Juara Bertahan Putri Dominan

Olahraga | Jumat, 05 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Juara Bertahan Putri Dominan
GUARD: Theresia Vebiola, guard SMAN 1 Pekanbaru saat mencoba memasukkan bola ke ring lawan.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pertandingan pertama yang dijalani SMA Negeri 1 Pekanbaru dalam lanjutan penyisihan Honda Developmental Basketball League (DBL) Riau Series 2018 berjalan mulus. Juara bertahan kategori putri ini dominan dan menang atas SMK Negeri 1 Tebing Tinggi dengan skor 38-6. 

Kemenangan yang diraih, Kamis (4/10) kemarin di venue pertandingan Gelanggang Olahraga (GOR) Tribuana Pekanbaru itu akan memudahkan langkah SMAN 1 Pekanbaru untuk coba mempertahankan gelar juara yang disandangnya. Di Grup A, SMAN 1 Pekanbaru setelah lawan SMKN 1 Tebing Tinggi selanjutnya akan menghadapi SMA Negeri 2 Rengat. 

SMA Negeri 1 Pekanbaru kemarin bermain dengan starting line up pemain nomor 0 Tengku Rika, 6 Alda Agustina, 7 Desfa Reja, 8 Athiya Mutiara dan 9 Sonia Gunawan. Sedangkan SMK Negeri 1 Tebing Tinggi menurunkan pemain nomor 6 Mardiati, 8 T Dila Novita, 9 Yesi Rahman, 12 Desi Susanti dan 14 Putri Revi. 

Sepanjang empat babak permainan SMAN 1 Pekanbaru dominan terhadap SMKN 1 Tebing Tinggi. Di kuarter pertama, SMAN 1 mencetak 10 angka dan tak memberi kesempatan bagi SMKN 1 Tebing Tinggi untuk membalas. Di kuarter kedua, SMAN 1 Pekanbaru menambah catatan angkanya 14 menjadi 24. Di babak yang sama, SMKN 1Tebing Tinggi hanya mencetak 2 angka. 


Di kuarter ketiga, SMAN 1 Pekanbaru kembali membuat SMKN 1 Tebing Tinggi   tertekan seperti di kuarter pertama tanpa bisa kembali mencetak angka. Sementara SMAN 1 mencatatkan skor 8 membuat mereka jauh unggul 32-2. Di babak terakhir, meski mengendor dan hanya mencetak 6 angka, N 1 Pekanbaru tetap superior atas SMKN 1 Tebing Tinggi yang mencetak 4 angka. Pertandingan berakhir 38-6 untuk kemenangan SMAN 1 Pekanbaru. 

Intensitas serangan yang tinggi diterapkan SMAN 1 Pekanbaru tampak dari total 55 percobaan yang dilakukan dengan 18 menghasilkan angka. Sepanjang pertandingan, SMAN 1 jarang mencoba mengambil poin dari tembakan tiga angka yang empat kali dilakukan dan seluruhnya gagal. SMAN 1 Pekanbaru tampak tidak maksimal hanya saat memanfaatkan free throw. Dari 11 kali lemparan, hanya dua yang berhasil dimasukkan. 

Sementara itu, permainan SMKN 1 Tebing Tinggi pada pertandingan kemarin memang tak berkembang. Tim ini hanya memasukkan bola tiga kali dari 28 kali percobaan. Upaya mencuri poin dari tembakan tiga angka juga hanya enam kali dilakukan yang seluruhnya tak membuahkan angka. Kesempatan lewat tujuh kali free throw tak juga maksimal karena gagal.

Pelatih SMAN 1 Pekanbaru Abraham mengatakan di pertandingan pertama beberapa kesalahan masih terjadi. Ini disebutnya akan menjadi evaluasi. ‘’Masih ada yang nervous. Kita perbaiki lagi untuk pertandingan selanjutnya,’’ katanya.(ali)


(Laporan ALI NURMAN, Pekanbaru)



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook