Istri Najib Didakwa
Jumat, 05 Oktober 2018 - 17:23 WIB > Dibaca 343 kali Print | Komentar
Istri Najib Didakwa
DIDAKWA: Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor didakwa dengan 17 pelanggaran pada Kamis (4/10/2018). Pelanggaran tersebut termasuk pencucian uang. (CHANNEL NEWS ASIA)
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) - Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor didakwa dengan 17 pelanggaran pada Kamis (4/10). Pelanggaran tersebut termasuk pencucian uang, sebab Komisi Anti Korupsi Malaysia menyelidiki ini berhubungam dengan kasus korupsi miliaran dolar di Malaysia.

Tuduhan terhadap Rosmah dibacakan oleh jaksa di pengadilan Kuala Lumpur, setelah dia menghabiskan malam di tahanan setelah penangkapannya oleh penyelidik anti korupsi. Rosmah mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan.

Najib, yang kehilangan jabatan pada Mei, menghadapi 32 dakwaan dari pencucian uang hingga penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran kriminal atas kepercayaan terhadap 1MDB. Dia juga membantah melakukan kesalahan.

Tidak jelas apakah tuduhan terhadap Rosmah berhubungan dengan 1MDB, tetapi penangkapan Rosmah terjadi setelah tiga putaran interogasi oleh komisi anti korupsi. Pihak berwenang AS mengatakan lebih dari 4,5 miliar dolar AS telah disalahgunakan. Rabu pekan lalu, Rosmah ditanyai selama hampir 13 jam.


Rosmah, yang tiba di pengadilan diapit oleh belasan petugas polisi bersenjata, tersenyum, melambai-lambaikan tangan ke media. Ia dituduh melakukan kegiatan dengan menggunakan hasil ilegal, ia juga gagal untuk menyatakan pajak penghasilan, keduanya tercakup dalam undang-undang anti pencucian uang.

Jaksa Gopal Sri Ram mengatakan ini adalah pelanggaran yang tidak bisa ditawar dan bahwa dia telah mendekati seorang saksi untuk meminta mereka memberikan pernyataan yang menguntungkannya.

“Karena itu prinsipnya adalah mereka tidak akan diberikan jaminan, ada bahaya nyata saksi yang akan dirusak,” kata Gopal Sri Ram dilansir dari Reuters, Kamis (4/10).

Namun, hakim memberikan jaminan kepada Rosmah sebesar 482.509 dolar AS. Pencucian uang membawa hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda tidak kurang dari lima kali nilai dari hasil transfer ilegal, atau 1,21 juta dolar AS, dilihat mana yang lebih tinggi.

Najib juga muncul di ruang sidang lain di Kuala Lumpur pada Kamis untuk sidang pra-peradilan, karena ia menghadapi banyak tuduhan terkait dengan dana sekitar 10,6 juta dolar AS yang diduga ditransfer ke akunnya dari SRC International, mantan unit dana negara 1MDB yang dilanda skandal. Najib tetap mengaku tidak bersalah.(ina/iml/jpg)



(Laporan JPG, Kuala Lumpur)

KOMENTAR
Berita Update

Siak Tuan Rumah Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 18:00 wib

Tampil di TTG XX Bali
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:30 wib
Persebaya Hancurkan Persib

Persebaya Hancurkan Persib
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:00 wib
Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari

Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:30 wib
Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik

Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:00 wib

Pengeroposan Gigi Harus Cepat Ditanggapi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:35 wib

Pemkab Siap Bantu Kelurahan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:30 wib

TC Berakhir, Kontingen Riau ke Popwil Dikukuhkan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:28 wib
Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:12 wib

Salah Jadi Solusi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Rossi Antusias Sambut MotoGP Jepang

Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:00 WIB

Halep Bisa Absen di WTA Final

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:00 WIB

Cina Bantah Deradikalisasi Cuma Sasar Muslim

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:48 WIB

Fernando Alonso Tak Sabar Tinggalkan F1

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Najib Sembunyi-Sembunyi ke KPK Malaysia, Ada Kasus Baru?
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini