Waspadai Hewan Penular Rabies

Lingkungan | Jumat, 05 Oktober 2018 - 18:30 WIB

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Gigitan hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan kera dikhawatirkan mengandung virus pembawa penyakit rabies. Apalagi kasus warga digigit hewan peliharaan cukup meningkat dibandingkan tahun lalu.


Bahkan hingga Agustus lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat 47 kasus gigitan tang diduga mengandung penyakit rabies. Angka tersebut bisa saja kembali meningkat hingga akhir tahun mendatang.


Kabid P2P Diskes Kepulauan Meranti,  M Fahri mengatakan, meskipun kasus gigitan hewan peliharaan cukup meningkat, namun pihaknya belum memastikan apakah hewan tersebut menularkan rabies atau tidak. Apalagi hewan yang mengigit warga tidak turut diamankan guna pemeriksaan.


“Tahun lalu hanya 47 kasus pada periode yang sama. Meskipun begitu belum dapat dipastikan apakah hewan yang mengigit itu positif rabies atau tidak. Tetapi kami tetap mengimbau agar warga yang terkena gigitan hewan agar segera melapor ke Puskesmas,” ujar M Fahri, Kamis (4/10) .


Sebab jika ternyata hewan tersebut menularkan rabies dan tidak segera diberi pertolongan maka bisa membahayakan nyawa korbannya. Sehingga korban harus mendapatkan vaksinasi rabies.


“Karena bisa menyebabkan kematian bagi korban yang kena gigit hewan penular rabies. Makanya kalau digigit kucing, anjing ataupum kera, cepat lapor ke Puskesmas agar bisa secepatnya ditangani,” tuturnya.(luk)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook