PGN Optimalkan Layanan Konsumen di Sumatera Utara
Kamis, 27 September 2018 - 11:56 WIB > Dibaca 349 kali Print | Komentar
PGN Optimalkan Layanan Konsumen di Sumatera Utara
PENGECEKAN: Petugas PGN melakukan pengecekan di pipa milik PGN di Sumatera Utara, belum lama ini. (PGN FOR RIAU POS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjamin optimalisasi pelayanan dan pasokan gas kepada konsumen seiring penguatan pondasi bisnis melalui akuisisi 51 persen kepemilikkan PT Pertamina Gas (Pertagas).

Dengan masuknya PGN ke dalam induk Pertamina selaku Holding BUMN Migas yang dilanjutkan dengan integrasi Pertagas kepada perseroan, memberikan ruang likuiditas dana ekspansi yang semakin tebal.

Selain itu, bersamaan dengan akuisisi akan menjadikan pasar gas lebih menjanjikan buat perseroan, sehingga ke depan ekspansi pasar hingga mancanegara bisa disasar lebih mudah.

Strategi akuisisi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam pembentukan induk perusahaan energi. Segmen transmisi dan distribusi gas bagi PGN pun lebih terjamin dengan kepemilikkan langsung Pertagas.

Benefit lainnya, pembentukan holding pada akhirnya berkorelasi dengan integrasi 96 persen infrastruktur gas hilir. Dengan demikian, akan terdapat jaminan pasokan yang lebih meyakinkan baik yang berasal dari gas konvensional dan LNG untuk jangka panjang dan akan menjadi nilai lebih kepada konsumen. Tentunya, dengan segala keunggulan komparatif yang dimiliki, maka harga gas yang kompetitif kepada konsumen niscaya terjaga dalam masa mendatang.

Sementara itu, lewat akuisisi inipun, operasi penyaluran gas kepada konsumen akan lebih singkat dan terjamin. Sebagai contoh, skema penyaluran gas di Sumatera Utara yang dilakukan dengan skema melibatkan jaringan transmisi Pertagas.

Gambarannya, gas diangkut dari sumber di Papua, Sulawesi maupun Kalimantan ke tempat liquifaksi dan selanjutnya akan diantar ke pipa transmisi Pertagas di Arun-Belawan. Dari sana, gas didistribusikan melalui jaringan pipa PGN sepanjang 627 km.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan, dalam pelayanan konsumen, khususnya untuk segmen industri dan komersial, perseroan senantiasa mempertimbangkan aspek ketersediaan, aksestabilitas, keterjangkauan, dan keberlanjutan. Terlebih, lanjutnya, untuk wilayah Sumatera Utara yang tengah menghadapi geliat pertumbuhan industri.

“Segala upaya kami arahkan untuk mengoptimalkan pasokan gas dan pelayanan konsumen di Sumatera Utara,” tegasnya.

Area operasi Sumatera Utara, khususnya Medan telah beroperasi sejak tahun 1985, dan merupakan salah satu pionir distribusi gas PGN. Tercatat hingga Agustus 2018, terdapat 19.495 pelanggan rumah tangga, 402 pelanggan kecil, dan 120 pelanggan industri maupun komersial.

Selama itu pula, pasokan gas diperoleh di antaranya dari Pertamina EP Lapangan Pangkalan Susu dan Lapangan Pantai Pakam Timur. Selain Pertamina, pasokan gas juga ditopang Triangle Pase Inc. yang bersumber dari Lhokseumawe, Aceh.

Pelanggan di Sumatera Utara mengandalkan gas PGN untuk keperluan industrial seperti operasional ketel pabrik, hingga keperluan rumah tangga. “Dengan adanya langkah strategis yang diambil perseroan, kami berkomitmen menjadikan pasokan gas sebagai pendorong kemajuan industri di Sumatera Utara,” tutup Rachmat.

Saat ini, PGN menguasai lebih dari 70 persen infrastruktur transmisi gas. Rinciannya, pipa transmisi ruas Grissik-Duri, Sumatera yang mencapai 536 km, Grissik-Batam-Singapura sepanjang 470 km, Pipa Transmisi SSWJ sepanjang 1.002 km, serta FSRU Jawa Barat, dan FSRU Lampung. Wilayah operasi PGN mencakup Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

Secara keseluruhan, gas PGN dimanfaatkan oleh berbagai segmen. Pipa sepanjang 7.000 km tersebut, telah digunakan oleh 1.520 pelanggan industri dan pembangkit listrik, 107.600 pelanggan rumah tangga, 1.850 pelanggan komersial mulai dari rumah sakit hingga mal.(*)

Laporan HASANAL BULKIAH, Jakarta

KOMENTAR
Berita Update
Wako Minta  Pedagang Pindah

Wako Minta Pedagang Pindah
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:25 wib
Kondisi JPO Sudirman Memprihatinkan

Kondisi JPO Sudirman Memprihatinkan
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:21 wib
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Jangan Percaya Oknum Mengaku Pegawai Bapenda
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:00 wib
Integritas Halal Science and Technology
Univrab Gelar Senastek 2018
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:52 wib
Jadi Pilot Project Program SKS

Jadi Pilot Project Program SKS
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:45 wib
Lima Tiang Reklame Dipotong

Lima Tiang Reklame Dipotong
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:25 wib

Targetkan Juara Umum Kembali
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:00 wib
Pemko Harus Proaktif
Terkait Master Plan Banjir
Pemko Harus Proaktif
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:45 wib
DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang

DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:35 wib

Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:29 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Kalau Ada Pemilih Ganda, Mendagri Siap Dipecat

Selasa, 11 Desember 2018 - 14:46 WIB

KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

Senin, 10 Desember 2018 - 15:02 WIB

Penjagaan Pengadaan Kartu KTP-el Tak Konsisten

Sabtu, 08 Desember 2018 - 15:06 WIB

16 Jenazah Penembakan Nduga Langsung Dikirim ke Rumah Duka
Jokowi: Adanya KKB Tak Menyurutkan Membangun Infrsatruktur Papua
Sagang Online
loading...
Follow Us