RENCANA RASIONALISASI RAPBD PERUBAHAN 2018

Tak Ganggu Target Pembangunan

Riau | Selasa, 25 September 2018 - 16:30 WIB

Tak Ganggu Target Pembangunan
SERAHKAN LAPORAN: Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyerahkan laporan nota keuangan RAPBD-P tahun 2018 kepada Ketua DPRD Siak dalam sidang paripurna DPRD Siak, Senin (24/9/2018).

SIAK (RIAUPOS.CO) - DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, menggelar rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun anggaran 2018 dan pemberhentian 2 orang anggota dewan di Gedung Panglima Gimbam DPRD Siak, Senin (24/9).


Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan didampingi Wakil Ketua I Sutarno SH dan 30 anggota dewan serta hadir unsur Forkopimda Siak dan Ketua KPUD Siak serta sejumlah pejabat eselon lingkup Kabupaten Siak.


Wakil Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi dijumpai awak media, usai acara mengatakan bahwa hal-hal yang mendasar dalam penyusunan rancangan perubahan APBD tahun 2018 adalah penyesuaian terhadap estimasi alokasi pendapatan daerah, penyesuaian belanja khususnya pada gaji pegawai serta penyesuaian SILPA tahun sebelumnya.


“Di dalam kita mengajukan nota keuangan APBD Keuangan ini, tentu di sana-sini ada target-target asumsi dari pendapatan. Baik itu dari PAD maupun dana perimbangan dan lain-lain dan  dari PAD yang sah,” ujarnya.


Alfedri melanjutkan, dari jenis pendapatan ada yang naik dan ada yang turun. Penurunan target tersebut dikarenakan dari tunda salur dana bagi hasil Migas triwulan IV tahun 2017. Sebagai akibat dari tidak dilakukannya APBN Perubahan tahun 2018 oleh pemerintah pusat.


“Namun demikian, meskipun terjadi perubahan anggaran Pemkab Siak tetap fokus dalam upaya mencapai target-target yang telah disepakati dan ditetapkan di RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021” jelasnya.


Dengan kata lain , kata Alfedri, harus dilakukan penghematan dan rasionalisasi anggaran. Meskipun demikian Ia memastikan tidak akan mengganggu target-target pembangunan. “Target target pembangunan tidak akan terganggu. Ya gambaranya begitu (ada rasionalisasi, red),” pungkas Alfedri.(adv/a)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook