Ajuan Anggaran Banyak ke PJU
23 Ribu Titik PJU Biang Bengkaknya Tagihan
Senin, 24 September 2018 - 09:54 WIB > Dibaca 254 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Diwacanakan Beralih ke PJU Tenaga Surya

Lampu PJU Diperbaiki Bertahap



(RIAUPOS.CO) - Untuk jumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pekanbaru disebutkan ada sekitar 41 ribu titik yang tersebar di 12 kecamatan kota  dan 23 ribu titik di antaranya non meterisasi. Dan dari yang 23 ribu non meterisasi ini diklaim menjadi biang bengkaknya tagihan Pemko setiap bulannya sejak pertengahan tahun kemarin, mencapai angka Rp12miliar lebih, dari yang dianggarkan Rp6-7miliar setiap bulannya.

Hal ini disampaikan dinas yang bertanggung jawab soal PJU, yaitu Dinas Perhubungan (Dishub) langsung oleh Plt Kadis, Kendi Harahap kepada wartawan, Ahad (23/9) kemarin. Dia mengatakan, untuk ajuan anggaran perubahan dinas pun disampaikan banyak tersedot untuk PJU.

“Kemarin ajuan kami untuk perubahan itu sekitar Rp5miliar  dan setelah direvisi sekitar Rp3,5miliar. Ini banyak kita gunakan untuk PJU,” kata Kendi.

Namun demikian, dari persoalan PJU yang sudah terjadi sejak lama dan sampai saat ini pun Pemko masih menanggung beban besar untuk pembayaran, dikatakannya, pihaknya selalu berusaha mencari solusi bagaimana beban Pemko bisa diminimalisir dan bisa juga membantu pembangunan yang lain.

“Karena  dari 41 ribu titik PJU, 23 ribunya itu non meterisasi. Dari sinilah penyebab membengkaknya tagihan bulanan Pemko,” kata Kendi lagi.

Bagaimana dengan hasil audit PJU? Untuk masalah ini dijelaskan Sekretaris Kota (Sekko) Pemko Pekanbaru M Noer,  masalah audit PJU sampai hari ini belum final  dan masih dalam proses. Meski diakui terjadi miss dengan pihak BPKP. 

“Di mana kemarin kami menganggap itu sudah di proses, tapi ternyata ada sesuatu lagi yang belum, ya mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diselesaikan dan segera kita publikasi,” kata Sekko.

Karena ditegaskan Sekko, hasil audit ini juga menjadi kepastian angka yang di bayarkan ke PLN  dan ke depannya tentu diharapkan tidak terjadi lagi ketekoran dalam pembayaran PJU.

“Kalau kita di pemerintah ini tentu mengharapkan pendapatan dari PJU itu maksimal, dan pengeluarannya minimal. Artinya, dari kelebihan disini bisa memsuport pembangunan yang lain,” ujarnya lagi.

Kata Sekko lagi, dari proses penyelesaian persoalan tingginya tagihan PJU yang mencapai belasan miliar perbulan  dan terjadi sejak pertengahan tahun 2018 kemarin maka dijembatani oleh TP4D, sehingga dibuatlah kesepakatan. Dari kesepakatan itu dengan melakukan survei ulang soal angka atau beban yang ditanggung Pemko, tentunya bersama dengan PLN.

“Maka ditegaskan wali kota kepada kami, ada beberapa hal yang harus dilakukan  dengan melakukan penertiban titik yang benar-benar layak dipasang PJU atau survei, lalu segera melakukan menterisasi PJU, dan juga dengan mengganti bola-bola lampunya dengan bola lampu hemat energi,” ujar Sekko lagi.

Karena ini memerlukan biaya yang cukup besar, maka akan dilakukan secara bertahap. “Dan dari ketiga proses ini semua dalam progres,” paparnya lagi.

Sekko juga menyarankan kepada Dishub agar proses di lapangan benar-benar dilakukan secara riil, dan disarankan jangan sampai Pemko mengalami ketekoran dalam pembayaran tagihan PJU lagi.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPRD Pekanbaru, Dapot Sinaga. Menurutnya, dari persoalan bengkaknya tagihan PJU Pemko, maka dia menyarankan supaya ini segera diselesaikan dan dirembukkan dengan PLN. Artinya jangan pakai hitungan kuda, dan Pemko yang menanggungnya.

“Harus ada upaya dan solusi, dan jangan sampai terjadi masalah lagi. Jika audit belum selesai, supaya cepat di putuskan biar tahu pula berapa beban Pemko untuk pembayaran,” ujarnya.

Namun yang pasti tambahnya, jangan habis anggaran Pemko hanya untuk satu urusan ini saja. Masalah yang harus diselesaikan di Pekanbaru ini banyak. “Pikirkan juga solusi jangka panjangnya ,” tutupnya.(gem)


Laporan AGUSTIAR, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Siak Tuan Rumah Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 18:00 wib

Tampil di TTG XX Bali
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:30 wib
Persebaya Hancurkan Persib

Persebaya Hancurkan Persib
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:00 wib
Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari

Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:30 wib
Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik

Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:00 wib

Pengeroposan Gigi Harus Cepat Ditanggapi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:35 wib

Pemkab Siap Bantu Kelurahan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:30 wib

TC Berakhir, Kontingen Riau ke Popwil Dikukuhkan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:28 wib
Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:12 wib

Salah Jadi Solusi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Kemenpora Targetkan 100 Ribu Tenaga Olahraga

Senin, 22 Oktober 2018 - 14:30 WIB

Mapala Humendala Akan Taklukkan Puncak Kilimanjaro Afrika
DPO Curanmor Dibekuk Berkat Rekaman CCTV

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:59 WIB

Pencaker Tak Sabar Tunggu Panggilan Perusahaan

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:55 WIB

Minta Pemerintah Rawat Stadion Utama Riau

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini