Depan >> Berita >> Riau >>
Kesbangpol Gelar Penyuluhan Narkoba di Rupat
Jumat, 21 September 2018 - 12:30 WIB > Print | Komentar
Kesbangpol Gelar Penyuluhan Narkoba di Rupat
PENYULUHAN: Badan Kesbanglinpol Bengkalis memberikan penyuluhan tentang penyalahgunaan minuman keras dan narkoba di Kecamatan Rupat, Kamis (20/9/2018).
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Sebagai daerah yang berada di perlintasan Selat Malaka,  pulau Rupat sangat rawan masuknya barang haram narkoba dari negara jiran Malaysia. Perlu perhatian lebih serius agar peredaran narkoba di daerah itu tidak makin menggila.


Penangkapan sejumlah pelaku pengedar dan pemakai narkoba di Kabupaten Bengkalis, salah satu bukti nyata  jika penyalahgunaan  dan peredaran  narkoba sudah sangat mencemaskan.


“Fakta dan realita ini tentu tidak boleh kita biarkan berlarut, sehingga kuantitas dan kualitasnya dari waktu ke waktu terus meningkat.Perlu peran aktif semua lapisan masyarakat danenjadi pelopor untuk pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras di daerah ini, “ ujar Camat Rupat Hanafi mewakili Kepala Badan Kesbangpol kabupaten Bengkalis H Hermanto saat membuka penyuluhan pencegahan peredaran /penyalahgunaan minuman keras dan narkoba di kecamatan Rupat, Kamis (19/9).


KBO Satnarkoba Polres Bengkalis IPDA Toni Armando  SE yang menjadi salah seorang narasumber dalam penyuluhan tersebut menjelaskan terkait jenis-jenis narkoba yang masuk ke Indonesia, dan ancaman hukuman yang tertuang dalam Undang-Undang Narkotika No.35 tahun 2009 terhadap para pengedar dan pemakai narkoba.


Menurut Toni, narkotika adalah zat atau obat dari tanaman atau non tanaman  yang dapat menurunkan atau merubah kesadaran dan mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri serta dapat menimbulkan ketergantungan.


“Namun pada kenyataannya narkotika ini disalahgunakan. Adapun narkotika yang disalahgunakan itu seperti ganja, heroin, cocoin, opium, morphin dan sabu-sabu.


Selain narkotika, yang juga disalagunakan adalah psikotropika yang merupakan zat atau obat alamiah maupun sintetis, bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan merubah prilaku.


“Psikotropika yang sering disalahgunakan adalah lexotan, winthrop industrie,”ungkap Toni lagi.(evi/c)
KOMENTAR
Berita Update

Ada Kalajengking di Kabin Pesawat, Begini Respons Lion Air
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:45 wib

Bandara Internasional Supadio Ditutup Sementara
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:42 wib

45.779 Honorer K2 Resmi Melamar PPPK
Minggu, 16 Februari 2019 - 19:39 wib

Inalum Pasok Bahan Baku Velg
Minggu, 16 Februari 2019 - 14:41 wib

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Minggu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Minggu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:08 WIB

Ketua MUI Imbau Waspadai Hoaks

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:06 WIB

SMAN 1 Ujungbatu Melaju ke Final

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:03 WIB

Kampar Akan Konsentrasi Sukseskan Pemilu

Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:00 WIB

Miliki Paket Sabu, Seorang Nenek dan Pemuda Diamankan

Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:58 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini