Depan >> Berita >> Riau >>
Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak
Jumat, 21 September 2018 - 12:53 WIB > Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Dalam beberapa hari terakhir, pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Unit Pelayanan Teknis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (UPTD Dukcapil) Mandau di kompleks Pasar Pujasera Duri penuh sesak. Ratusan warga berjubel-jubel mengambil nomor antrean atau menunggu antrean untuk mendapatkan pelayanan.

Kerumunan warga tersebut membuat kondisi di kantor layanan publik ini tampak merisau. Setidaknya di mata pemuka masyarakat setempat Irawanto.

“Pekan lalu saya ke kantor UPTD Dukcapil Mandau. Menanyakan KTP elektronik anak saya. Saat itu saya menyaksikan pemandangan luar biasa. Ratusan warga berdesak-desakan. Pintu masuk di bagian depan kantor itu pun kecil. Pokoknya suasana pelayanan terlihat tidak nyaman. Warga yang berurusan membludak. Sementara daya layan petugas dan kondisi ruangan tidak memadai,” kata Irawanto di Duri, Kamis (20/9).

Menurutnya, kerumunan warga di kantor itu tak ubahnya seperti antrean penonton yang hendak membeli tiket pertandingan. Penuh sesak. “Kalau hal seperti itu terus terjadi dan tidak ada perubahan, kasihan melihat warga,” sambungnya.

Irawanto mengaku sempat berjumpa dengan Kepala UPTD Dukcapil Mandau Dra Irdawati. “Saya minta beliau segera minta petunjuk atau pun mengusulkan kepada Kadis Dukcapil. Saran saya kala itu, agar pelayanan prima dan memuaskan warga harus dibuat jadwal. Misalnya, untuk Kecamatan Mandau diberi dua hari, Pinggir, Bathin Solapan dan Talang Mandau bisa saja dikasi masing-masing sehari,” usul Irawanto.

Sesuai Perbup Bengkalis baru-baru ini, kantor UPTD Dukcapil Mandau harus melayani administrasi kependudukan untuk empat kecamatan. Masing-masing Kecamatan Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Talang Muandau.

“Yang kasihan warga yang datang dari jauh. Karena nomor antrean terbatas, jangan-jangan mereka tak dapat giliran. Datang besok hari pun berebut nomor antre lagi. Jadi mereka harus menunggu berapa lama. Kalau pun dapat nomor antrean, kan belum tentu pula dapat layanan terbaik karena waktu yang sudah kasip,” tukas Irawanto.

Kondisi pelayanan di kantor UPTD Dukcapil Mandau itu kini ibarat lampu kuning. Kalau tak cepat dicarikan solusi terbaik, kerumunan warga itu bisa berubah menjadi energi negatif. “Mungkin karena lelah atau kecewa berebut peluang untuk dilayani, bisa saja akan ada warga yang mengamuk. Makanya kita sarankan kondisi tersebut segera disikapi sebelum kekhawatiran seperti itu terjadi,” pungkasnya.(ade)

Laporan SYUKRI DATASAN, Duri


KOMENTAR
Berita Update

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib

20.790 Honorer K2 Kemenag Diminta Segera Daftar PPPK
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:02 wib
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:35 wib

Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta Tunggu Lelang
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:01 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Menumbuhkan Kecintaan Anak Terhadap Alquran MTQ di Masjid Nur Ikhlash
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Jumat, 15 Februari 2019 - 17:35 WIB

Pengembang Tunjukkan Izin Mati ke Satpol PP

Jumat, 15 Februari 2019 - 16:46 WIB

Tuntaskan Penanganan Limbah

Jumat, 15 Februari 2019 - 16:06 WIB

Tujuh Orang Bersaksi di  Sidang Pembunuhan Oknum Guru

Jumat, 15 Februari 2019 - 12:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini