KPU: Taati Aturan Main Kampanye
Kamis, 20 September 2018 - 12:01 WIB > Dibaca 398 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Proses tahapan pemilihan presiden telah memasuki masa kampanye pada 23 September 2018 mendatang. Dalam masa tersebut, baik peserta, pelaksana maupun tim kampanye dianjurkan menaati aturan main dalam kampanye.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengatakan, bahwasanya daftar larangan dalam kampanye telah diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang kampanye pemilihan umum.

Khusus dalam PKPU, aturan mengenai hal-hal yang dilarang dalam kampanye telah tercantum pada pasal 69 ayat (1) huruf a sampai dengan j dan ayat (2) huruf a hingga k. Di antaranya mengenai larangan mempersoalkan dasar negara Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

Selain itu juga, kegiatan kampanye dilarang yang dapat membahayakan keutuhan NKRI, membawa SARA, mengadu domba masyarakat sampai dengan larangan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

“Banyak lah (larangannya) ya, kita juga sudah sosialisasi ke peserta pemilu untuk bersama sama tak mengindahkan aturan agar kampanye ini betul-betul menjadi media yang mengedukasi pemilih lah,” kata Wahyu kepada JPG di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (19/9).

Namun, saat ini belum ada sanksi berarti bagi pasangan calon capres dan cawapres yang terbukti melanggar aturan main dalam berkampanye. Wahyu menyebut, paslon tersebut hanya akan mendapatkan sanksi administratif.

Hal itu pun sesuai dengan pasal 76 pada PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang kampanye pemilihan umum. Di mana seluruh paslon akan mendapatkan peringatan tertulis walaupun belum menimbulkan gangguan dan atau penghentian kegiatan kampanye di tempat terjadinya pelanggaran yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap keamanan yang berpotensi menyebar ke daerah lain.

“Terkait dengan sanksi itu juga akan menjadi kewenangan Bawaslu, jadi peraturan KPU sudah jelas, nanti bawaslu yang mengawasi praktik kampanye termasuk pelanggaran-pelanggaran,” pungkasnya.(aim/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
KPU Riau Belum Cetak APK
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib

Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib

RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Janji Sandiaga di Pasar Tanjung Pura

Senin, 12 November 2018 - 01:19 WIB

Partai Golkar Kritik Kinerja KPU

Sabtu, 10 November 2018 - 17:32 WIB

Besok, Terakhir Pengiriman Berkas Penerimaan Komisioner KPU
Balik Kampung ke Riau Lagi, Sandiaga Sapa Masyarakat Lebih Dekat
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini