Warga Tampan Terbanyak Terserang DBD
Kamis, 20 September 2018 - 09:44 WIB > Dibaca 274 kali Print | Komentar
Warga Tampan Terbanyak Terserang DBD
ilustrasi - internet
(RIAUPOS.CO) - Ibu Kota Bumi Lancang Kuning seakan belum mampu terlepas dari penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya jumlah warga yang terserang penyakit dari gigitan nyamuk aides aigepty terus bertambah dan jumlahnya mencapai 242 kasus.

Berdasarkan data dihimpun Riau Pos dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, kasus DBD tersebar di 12 kecamatan. Di antaranya, di Kecamatan Sukajadi 15 orang, Senapelan 15 orang, Pekanbaru Kota 10 orang, Rumbai Pesisir 14 orang, Rumbai 12 orang.

Kemudian Kecamatan Sail 2 orang, Limapuluh 14 orang, Bukit Raya 18 orang, Marpoyan Damai 24 orang, Tenayan Raya 38 orang, Tampan 43 orang dan Kecamatan Payung Sekaki 37 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskes Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy Saragih tak menampik jumlah kasus DBD terus bertambah hingga pekan pertama September 2018. Dimana Kecamatan Tampan menjadi wilayah yang warganya banyak terserang DBD. “Tampan tertinggi, sedangkan terendah ada di Sail dengan dua kasus,” ungkap Zaini, Rabu (19/8).

Meski terjadi peningkatan dipaparkannya, jumlah penderita mengalami pengurangan yang cukup siginifikatan pada pekan 36 bila dibandingkan tahun sebelumnya di pekan sama mencapai 481 kasus DBD.  “Tahun lalu itu di pekan yang sama itu sebanyak 481 kasus, tahun ini hanya 242 kasus,” jelasnya.

Diterangkan pria yang akrab disapa Bob, terhadap kondisi jumlah penderita terus bertambah diharapkan peranan seluruh pihak untuk menekannya. Sebab sebutnya, upaya pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemko Pekanbaru saja, melainkan secara bersama-sama dengan masyarakat.

“Pencegahan awal itu dari lingkungan rumah, maka kita minta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan 3 M plus,” papar Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru.

Selain itu dikatakannya, pelaksanaan fogging bukan cara efektif untuk pencegahan penyebaran DBD. Bahkan, fogging tidak bisa dilakukan sembarangan mesti sesuai dengan standar operasional prosedur.(ade)


Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Siak Tuan Rumah Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 18:00 wib

Tampil di TTG XX Bali
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:30 wib
Persebaya Hancurkan Persib

Persebaya Hancurkan Persib
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:00 wib
Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari

Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:30 wib
Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik

Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:00 wib

Pengeroposan Gigi Harus Cepat Ditanggapi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:35 wib

Pemkab Siap Bantu Kelurahan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:30 wib

TC Berakhir, Kontingen Riau ke Popwil Dikukuhkan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:28 wib
Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:12 wib

Salah Jadi Solusi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Kemenpora Targetkan 100 Ribu Tenaga Olahraga

Senin, 22 Oktober 2018 - 14:30 WIB

Mapala Humendala Akan Taklukkan Puncak Kilimanjaro Afrika
DPO Curanmor Dibekuk Berkat Rekaman CCTV

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:59 WIB

Pencaker Tak Sabar Tunggu Panggilan Perusahaan

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:55 WIB

Minta Pemerintah Rawat Stadion Utama Riau

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini