Diduga Anak Main Lilin, Rumah Nyaris Jadi Arang

Begini Ceritanya Selasa, 18 September 2018 - 10:09 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Peristiwa kebakaran lagi-lagi terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Kebakaran tersebut terjadi di Jalan Melati III, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Senin (17/9) siang.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada mengakibatkan korban jiwa. Namun, melihat hal tersebut menyita perhatian warga sekitar lokasi.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi saat dikonfirmasi mengatakan, rumah yang terbakar merupakan milik Leni (33) seorang pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Pekanbaru.

Pantauan Riau Pos di lokasi, akibat peristiwa tersebut sebagian dinding dan atap bagian luar rumah tampak telah menghitam.

Dalam peristiwa itu, api hanya membakar sofa dan springbed yang terletak di teras rumah.

Dari keterangan korban bahwa, awalnya dia mendapat informasi kebakaran tersebut dari kakak iparnya bernama Nita. "Saya tadi ditelpon kakak ipar, dia yang ngasih tau rumah terbakar," ujarnya.

Diterangkannya bahwa, barang-barang berupa kursi sofa dan springbed yang terletak di teras rumahnya tersebut memang sengaja ia lakukan.

"Kursi memang ditaruh di luar, karena sepeda motor dimasukkan ke dalam. Springbed juga, kadang anak-anak main di situ,"ucapnya.

Diungkapkan Leni, terkait penyebab kebakaran sendiri dirinya belum mengetahui secara pasti.

Sementara Nita, kakak ipar Leni mengatakan, saat peristiwa kebakaran terjadi, dia dan anak-anaknya sedang makan di dalam rumah.

Dia mengetahui adanya kebakaran saat seorang tetangga di depan rumah, berteriak ada kebakaran di bagian samping rumah.

Dibantu tetangga dan beberapa orang anggota keluarga lainnya, upaya pemadaman dengan peralatan seadanya pun dilakukan.

Selang beberapa waktu kemudian, barulah dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru tiba ke lokasi.

Saat itu meski api tampak sudah padam, petugas Damkar tetap menyiramkan air ke arah plafon rumah.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, kebakaran tersebut terjadi diduga akibat sang anak yang berada di lokasi bermain lilin. "Diduga anaknya main lilin karena anaknya belum bisa diminta keterangan, dia nagis terus karena masih kecil," singkatnya.(man)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook