Elpiji 3 Kg Dijual Rp32 Ribu
Selasa, 18 September 2018 - 11:30 WIB > Dibaca 228 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Harga tabung elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer dijual hingga Rp32 ribu per kilogram. Itu terjadi di daerah Kecamatan Tampan. Alasan pengecer, mereka membeli dengan harga melebihi HET (harga eceran tertinggi) Rp18 ribu per kilogram.


Salah seorang pengecer elpiji 3 kg Iwan mengatakan, terpaksa menjual dengan harga selangit itu. Ia memperhitungkan uang jalan atau transportasinya. Ia membeli di pangkalan yang posisinya berada jauh dari tempat tinggalnya. Meski berada jauh ia tetap memburu gas melon itu.


Alasannya menjual elpiji 3 kilogram itu karena keuntungannya cukup tinggi. Elpiji 3 kilogram saat ini sepertinya berharga sekali. “Kalau jualan elpiji 3 kilogram pasti laku dan cepat habis. Gas ini kayaknya berharga sekali sekarang. Langka juga ia,” ujar penjual eceran di Jalan Cipta Karya itu kepada Riau Pos, Senin (17/9).


Sekali beli ia bisa mengaku bisa mendapatkan empat sampai lima tabung. Pakai sepeda motor dipasang keranjang. Ia beli di pangkalan, bahkan pangkalan di luar Kota Pekanbaru. Kalau beli di pangkalan luar Pekanbaru ia membawa sampai enam tabung.


“Sudah kenal sama pangkalan. Kalau tak kenal ya tidak dikasih. Kalau beli di luar bisa dapat enam. Saya beli Rp20 ribu per tabungnya,” katanya.


Ia tidak mau menjelaskan secara rinci membeli tabung gas di pangkalan yang mana. Ia rahasiakan. “Ya di pangkalan yang pasti. Mereka kan tak mau nunggu lama lama. Biar cepat habis ya dijual aja. Sama warga lain juga ada yang bawa dua tabung juga dikasih,” katanya.
Distribusi gas yang tidak tepat sasaran seperti itu memang menjadi perhatian pemerintah.


Sebelumnya Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Juarman meminta pengawasan distribusi gas tersebut bukan hanya tupoksi pihak DPP. Namun peran RT dan RW serta agen dan Pertamina sangat penting.(ade)


(Laporan JOKO SUSILO, Kota)
KOMENTAR
Berita Update

IKA UNRI Satukan Potensi Bangun Riau dan Indonesia
Senin, 21 Oktober 2018 - 22:19 wib
Komunitas Film Pekanbaru (Komfek)
Mengembangkan Perfilman Indie Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 20:10 wib

Z Face Boy and Girl Sambangi SMAN 8 Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 19:17 wib
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Pasca Muncul Buaya
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Senin, 21 Oktober 2018 - 18:02 wib
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Senin, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Senin, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Senin, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Senin, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Swasta yang Mengerjakan Pembangunan  Infrastruktur Perlu Insentif
BRK Raih Dua  Penghargaan  DataGovAi Award 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:05 WIB

Penjualan Daihatsu Konsisten Hingga September 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:35 WIB

Hotel Royal Asnof  Tawarkan Promo Oktober

Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:43 WIB

Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio

Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:32 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini