Pengacara Najib Razak Ditangkap KPK Malaysia
Jumat, 14 September 2018 - 20:35 WIB > Dibaca 483 kali Print | Komentar
KUALALUMPUR (RIAUPOS.CO) - Pengacara mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Muhammad Shafee Abdullah, tersandung kasus pencucian uang. Oleh karena itu, pada Kamis (12/9), Tim KPK Malaysia berharap pengacara tersebut dijerat dengan 4 pasal pencucian uang.

Kasus pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan yang dituduhkan kepada Najib Razak rupanya juga turut menyeret nama pengacara Najib Razak yang merupakan ketua tim perlindungan Najib. Dilansir dari Reuters, KPK Malaysia mengungkapkan, Shafee ditangkap lebih awal pada Kamis (12/9) pagi.

 Dilaporkan bahwa Shafee akan dijerat dengan beberapa pasal, yaitu bagian antikorupsi, antiterorisme, dan kegiatan melanggar hokum. . Pada Kamis pagi ini, Shafee telah dibawa ke Kompleks Pengadilan Jalan Duta. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lanjutan mengenai Shafee.

Dilaporkan bahwa Shafee turut menerima uang untuk memimpin kasus Anwar Ibrahim. Namun, ia membantah tuduhan tersebut dengan dalih uang itu ia berikan ke layanan hukum yang diberikan Barisan Nasional.

Hingga saat ini kasus yang menjerat Najib Razak dalam korupsi proyek 1MDB terus bergulir. Akan tetapi memang membutuhkan waktu yang cukup panjang mengingat tidak semudah itu mengambil aset-aset yang dikorupsi Najib.(am1/ce1/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:10 wib
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Arab Saudi Bantu Kitab Kuning ke Riau
Sabtu, 18 Januari 2019 - 18:00 wib
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Burhan Gurning: Masa Peralihan Musim
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:33 wib
Diperbaiki dengan Tambal Sulam

Diperbaiki dengan Tambal Sulam
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:00 wib
PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa

PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:36 wib

71 Warga Binaan Rutan Dumai Rekam KTP-el
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:00 wib
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
PT Energi Mega Persada
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:59 wib

PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:36 wib

Stok Beras Cukup untuk Delapan Bulan
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:05 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Atletico Belum Tentu Beli Morata

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:25 WIB

Ditawarkan ke Klub Italia

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:15 WIB

Anthony Ginting Belum Terbendung

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:25 WIB

Wozniacki ke Babak Ketiga

Kamis, 17 Januari 2019 - 11:15 WIB

Masjid Al Aqsa Dibuka Kembali Usai Ricuh

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura