NHC Ramal Pesisir Timur AS Dihantam Badai Florence
Jumat, 14 September 2018 - 15:31 WIB > Dibaca 565 kali Print | Komentar
WASHINGTON (RIAUPOS.CO) – Badai Florence akan menghantam pesisir timur Amerika Serikat (AS) pada Kamis malam (13/9) atau Jumat pagi ini (14/9). Demikian ramalan National Hurricane Center (NHC). Namun, selama sepekan terakhir, penduduk di kota-kota pesisir dari Negara Bagian Georgia sampai Virginia mengungsi. Sampai kemarin, sedikitnya 10 juta warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Skala Saffir-Simpson yang menjadi patokan kekuatan badai di Negeri Paman Sam mengategorikan Florence pada angka 2. Artinya, Florence lemah. ‘’Saat ini kecepatan maksimumnya berkisar 175 kilometer per jam. ’’Demikian bunyi keterangan tertulis Associated Press mengutip NHC. Padahal, beberapa hari sebelumnya, kecepatan Florence mencapai 224 kilometer per jam.

Meski melemah, Florence tidak lantas bukan ancaman. Karena kekuatannya berkurang, badai justru bakal lebih lama bertahan di jalur lintasannya. Sebab, pergeseran angin ribut itu akan lebih lambat. Akibatnya, potensi kerusakan yang ditimbulkan bisa lebih besar. ‘’Anda pilih ditabrak kereta api atau truk semen?’’ kata Jeff Byard, pejabat Federal Emergency Management Agency (FEMA), kepada CNN. Maksud Byard, badai kategori 2 pun berbahaya. Dampaknya juga bisa membuat warga AS sengsara. Apalagi, kali ini jangkauan Florence diperkirakan sangat luas.

Florence bisa menyapu area yang jaraknya berkisar 110 kilometer dari inti badai. Dampak kecepatan anginnya bakal terasa sampai area yang berjarak 315 kilometer. Karena itulah, sekitar 5,25 juta penduduk yang tinggal di area lintasan Florence sudah meninggalkan tempat tinggal mereka. Kini area itu bagai kota hantu. ’’Bahkan, pasukan penyelamat harus mengungsi,’’ ujar Gubernur South Carolina Henry McMaster.

Kemarin David Garrigus dan istrinya, Janelle, termasuk warga yang mengungsi belakangan. Mereka meninggalkan rumah mereka di Wilmington setelah NHC mengumumkan bahwa kota tersebut akan menjadi titik pertama yang dihantam Florence. ‘’Selama ini kami cuma berjaga-jaga sambil berharap ada cukup banyak waktu untuk bertahan,’’ ucap Garrigus.

Namun, begitu NHC menyatakan bahwa Florence sudah sangat dekat, Garrigus dan Janelle langsung angkat kaki. Sejauh ini hampir seribu penerbangan di sejumlah bandara AS terpaksa batal. Nanti, saat Florence tiba di pesisir timur, listrik dipastikan padam.

NHC melaporkan, Florence bakal bertahan di wilayah South Carolina dan negara bagian sekitarnya sampai Ahad (16/9). Selain Florence, sejumlah badai yang lain mengancam penduduk dunia. Di Benua Amerika, ada Helene, Joyce, Isaac, dan Olivia. Di Filipina, warga sedang sibuk bersiap menghadapi amuk badai Mangkhut.(bil/c14/hep/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Sabtu, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Sabtu, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Sabtu, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Sabtu, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 WIB

Irlandia Selidiki Benda Terbang di Lepas Pantai Negaranya

Selasa, 13 November 2018 - 16:16 WIB

Legislator Muslim, Antitesis Politik Ketakutan

Minggu, 11 November 2018 - 20:38 WIB

Pembunuhan Khashoggi Perparah Aliansi AS-Saudi

Sabtu, 10 November 2018 - 15:48 WIB

Rossi Tergelincir, Dovi Runner-up

Senin, 05 November 2018 - 12:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini