Depan >> Berita >> Riau >>
Kejati Kembali Jadwalkan Pemeriksaan EY
Jumat, 14 September 2018 - 10:11 WIB > Dibaca 328 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)----- - EY, sempat mangkir memenuhi pemanggilan sebagai saksi dalam dugaan korupsi pengadaan komputer dan server di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau pada 2016. Alasannya karena sakit.
 

Namun, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dalam proyek tersebut.
 

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau Muspidauan mengatakan, bahwa EY mangkir dalam pemanggilannya sebagai saksi karena sakit, pada Rabu (12/9). “Dia menyampaikan ke penyidik, kalau dia lagi sakit,” kata Muspidauan, Kamis (13/9) siang.


Pemanggilan terhadap mantan pegawai Diskominfotik Riau yang memilih pensiun dini kali ini, merupakan pemanggilan kesekian kalinya. Sebelumnya dia juga pernah dipanggil dan menjalani pemeriksaan dalam kasus ini. “Pemeriksanya sebagai saksi,” katanya.


Dengan tidak hadirnya kali ini, penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap EY. “Keterangan yang bersangkutan sangat diperlukan agar perkara ini terungkap secara terang,” sebut Muspidauan.


 Dalam perjalanan perkara ini, Kejati Riau melalui penyidik pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) telah melakukan ekspose dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau. Saat ekspose awal itu, pihak BPK sependapat dengan penyidik, bahwa terdapat penyimpangan dalam kegiatan tersebut. Hal itu sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dikeluarkan BPK pada kegiatan yang dikerjakan tahun 2016 lalu itu.


Dari LHP itu, BPK menyebut bahwa ada kelebihan bayar kepada pemenang lelang senilai Rp3,1 miliar, dalam kegiatan yang bernama pengadaan komputer/server, alat-alat studio, komunikasi dan implementation IOC Provinsi Riau.
Meski sependapat, namun auditor meminta penyidik untuk melakukan penyempurnaan data-data dalam perkara itu. (dal)

KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai

Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 WIB

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 WIB

Atap Halte TMP Rusak Parah

Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 WIB

Pokja Tiga Proyek  Infrastruktur Diperiksa

Selasa, 22 Januari 2019 - 16:29 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us