17 Adegan dalam Rekonstruksi Pembunuhan di Cipta Karya
Guntur Sabet Perut Korban dengan Samurai
Jumat, 14 September 2018 - 10:46 WIB > Dibaca 892 kali Print | Komentar
Guntur Sabet Perut Korban dengan Samurai
REKONSTRUKSI: Guntur (31), tersangka pelaku pembunuhan dengan samurai di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan saat memperagakan adegan dalam rekonstruksi yang dikawal ketat petugas kepolisian yang berlangsung di TKP atau kediaman pelaku, Kamis (13/9/2018). Sakiman/Riau Pos
(RIAUPOS.CO) - Menggunakan baju tahanan, Guntur (31), tersangka pelaku pembunuhan dengan samurai di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan, dikawal ketat aparat kepolisian saat melakukan rekonstruksi, Kamis (13/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Rekonstruksi tersebut dilakukan pihak berwajib, tepatnya di kediaman Guntur. Saat dilakukan rekontruksi, rumah tersebut dalam pengawasan aparat dengan memberikan garis polisi.

Rekonstruksi tersebut dihadiri Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga, jaksa, dan tiga orang saksi serta aparat kepolisian yang bersenjata lengkap.

Dalam rekonstruksi tersebut , sebanyak 17 adegan diperagakan oleh Guntur (31) terhadap korban.

Aksi nekat pelaku terlihat pada adegan ke 10-11. Di sana tersangka memberikan perlawanan saat ketiga saksi memberikan kekerasan kepada tersangka.

Dengan keahliannya bersilat, ia lantas menyabet perut korban sebelah kiri dengan samurai saat korban hendak menimpanya dengan anak kursi.

Perlawanan tersangka membuat ketiga saksi ciut dan langsung kabur mengendarai mobil Avanza warna hitam dan pelaku juga mengejar pelaku hingga ke luar gang perumahan.

Rekonstruksi berjalan lancar dan antusias warga juga terlihat dalam peragaan reka ulang peristiwa berdarah tersebut.

Dikatakan Kapolsek Tampan,  Kompol K Ritonga, bahwa dalam kegiatan rekonstruksi berjalan lancar dengan 17 adegan.

Dalam rekontruksi tersebut pihaknya melakukannya dengan dua versi, yakni versi saksi dan persi tersangka.

"Rekonstruksi sebanyak 17 adegan ini berjalan lancar tanpa suatu halangan, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jaksa, pengacara serta langsung diperankan oleh pelaku dan saksi," jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam kasus ini diduga motifnya masalah hutang piutang.(lin)

Laporan Sakiman, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu

Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:32 wib
OPD Diminta Segera  Laksanakan Kegiatan

OPD Diminta Segera Laksanakan Kegiatan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:15 wib

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Pembangunan Roro  di Insit Hampir Rampung

Pembangunan Roro di Insit Hampir Rampung
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:15 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Jumat, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:40 WIB

Polisi Telusuri Pemodal Miras Oplosan

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:57 WIB

Pelimpahan 2 Tersangka Korupsi Tunggu Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:15 WIB

Rumah Mewah Produksi Miras Oplosan Rp1 Miliar

Selasa, 15 Januari 2019 - 11:30 WIB

Tiga Warga Lirik Ditangkap Polisi

Selasa, 15 Januari 2019 - 11:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini