17 Adegan dalam Rekonstruksi Pembunuhan di Cipta Karya
Guntur Sabet Perut Korban dengan Samurai
Jumat, 14 September 2018 - 10:46 WIB > Dibaca 540 kali Print | Komentar
Guntur Sabet Perut Korban dengan Samurai
REKONSTRUKSI: Guntur (31), tersangka pelaku pembunuhan dengan samurai di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan saat memperagakan adegan dalam rekonstruksi yang dikawal ketat petugas kepolisian yang berlangsung di TKP atau kediaman pelaku, Kamis (13/9/2018). Sakiman/Riau Pos
(RIAUPOS.CO) - Menggunakan baju tahanan, Guntur (31), tersangka pelaku pembunuhan dengan samurai di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan, dikawal ketat aparat kepolisian saat melakukan rekonstruksi, Kamis (13/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Rekonstruksi tersebut dilakukan pihak berwajib, tepatnya di kediaman Guntur. Saat dilakukan rekontruksi, rumah tersebut dalam pengawasan aparat dengan memberikan garis polisi.

Rekonstruksi tersebut dihadiri Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga, jaksa, dan tiga orang saksi serta aparat kepolisian yang bersenjata lengkap.

Dalam rekonstruksi tersebut , sebanyak 17 adegan diperagakan oleh Guntur (31) terhadap korban.

Aksi nekat pelaku terlihat pada adegan ke 10-11. Di sana tersangka memberikan perlawanan saat ketiga saksi memberikan kekerasan kepada tersangka.

Dengan keahliannya bersilat, ia lantas menyabet perut korban sebelah kiri dengan samurai saat korban hendak menimpanya dengan anak kursi.

Perlawanan tersangka membuat ketiga saksi ciut dan langsung kabur mengendarai mobil Avanza warna hitam dan pelaku juga mengejar pelaku hingga ke luar gang perumahan.

Rekonstruksi berjalan lancar dan antusias warga juga terlihat dalam peragaan reka ulang peristiwa berdarah tersebut.

Dikatakan Kapolsek Tampan,  Kompol K Ritonga, bahwa dalam kegiatan rekonstruksi berjalan lancar dengan 17 adegan.

Dalam rekontruksi tersebut pihaknya melakukannya dengan dua versi, yakni versi saksi dan persi tersangka.

"Rekonstruksi sebanyak 17 adegan ini berjalan lancar tanpa suatu halangan, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jaksa, pengacara serta langsung diperankan oleh pelaku dan saksi," jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam kasus ini diduga motifnya masalah hutang piutang.(lin)

Laporan Sakiman, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Curi Besi Alat Berat, Dua Sekawan Dibekuk Polisi

Jumat, 21 September 2018 - 10:05 WIB

Pemasok Sabu ke Oknum Satpol PP Ditangkap

Jumat, 21 September 2018 - 09:51 WIB

Dihampiri Polisi, Pengedar Buang Narkoba

Kamis, 20 September 2018 - 10:20 WIB

Kepergok Mencuri, Sembunyi di Gudang

Kamis, 20 September 2018 - 10:07 WIB

Sembunyi di Lumpur, Perampok Berhasil Ditangkap

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini