Staf Universitas Bantah Cabuli Anak SD
Jumat, 14 September 2018 - 09:54 WIB > Dibaca 656 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Seorang staf di salah satu universitas Kota Pekanbaru berinisial RP (55), yang diduga melakukan pencabulan terhadap seorang anak kelas VI Sekolah Dasar (SD) berinisial SH (14) hingga hamil tujuh bulan tidak mengakui perbuatannya.

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pekanbaru AKP Juniasti.

"Yang bersangkutan telah kami minta keterangannya, tapi dia tidak mengakui perbuatannya tersebut," kata Juniasti.

Meskipun demikian pihaknya akan terus menindaklanjuti perbuatan tidak terpuji tersebut.

    Saat ditangkap RP waktu itu mengaku sakit jantung, penyidik Polresta Pekanbaru membawa RP ke rumah sakit. Saat ini RP masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru.

 Selain menangkap RP, polisi juga  masih memburu satu pelaku lain, yakni US. US sendiri merupakan kakek dari korban berinisial SH (14).

Otak pelaku dalam kasus perkosaan ini adalah US. Dimana pria 60 tahun ini selalu mengantar jemput SH ke sekolah.

 "Satu orang lagi, US masih kami kejar. Dia lari ke luar Kota Pekanbaru," jelas mantan Waka Polsek Tampan ini .

 Pemberitaan sebelumnya, seorang terduga pelaku di salah satu staf universitas di Pekanbaru yang mencabuli murid SD itu terkena serangan jantung saat dibekuk polisi.

Terduga pelaku diketahui berinisial RP (55). Ia ditangkap karena diduga memperkosa seorang anak kelas VI sekolah dasar (SD) berinisial SH (14) hingga hamil tujuh bulan.(man)



KOMENTAR
Berita Update

Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:10 wib
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Arab Saudi Bantu Kitab Kuning ke Riau
Sabtu, 18 Januari 2019 - 18:00 wib
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Burhan Gurning: Masa Peralihan Musim
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:33 wib
Diperbaiki dengan Tambal Sulam

Diperbaiki dengan Tambal Sulam
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:00 wib
PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa

PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:36 wib

71 Warga Binaan Rutan Dumai Rekam KTP-el
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:00 wib
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
PT Energi Mega Persada
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:59 wib

PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:36 wib

Stok Beras Cukup untuk Delapan Bulan
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:05 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Warga Dengar Suara Ledakan

Selasa, 15 Januari 2019 - 12:26 WIB

Hubungan Tak Direstui, Sekuriti Gantung Diri

Selasa, 15 Januari 2019 - 09:36 WIB

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 WIB

Karyawan Toko Gantung Diri

Minggu, 25 November 2018 - 13:39 WIB

Disdik : Pagar Dibangunan Komite

Rabu, 14 November 2018 - 12:48 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura