Penyakit Bisa Pengaruhi Kepribadian
Senin, 10 September 2018 - 17:33 WIB > Dibaca 572 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Setiap orang memiliki kepribadiannya masing-masing. Selain memang bawaan lahir, kepribadian dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti lingkungan keluarga, sekolah, tempat bekerja, dan sebagainya. Lantas, bisakah kepribadian dipengaruhi oleh penyakit yang tengah diderita? 

Jawabannya, ya, bisa. Pasalnya, cukup banyak penyakit yang mampu mengubah kepribadian orang. Biasanya, kondisi dan jenis penyakit parah cenderung mengakibatkan perubahan negatif pada sikap dan kepribadian penderitanya. 

Berikut ini berbagai jenis penyakit yang ternyata secara medis bisa memengaruhi kepribadian pende­ritanya: 

1. Alzheimer 

Menurut dr Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, Alzheimer adalah gejala matinya sel-sel saraf otak (apoptosis) yang terjadi secara bersamaan, sehingga otak mengerut dan mengecil. Bila ada sesuatu hal yang mengganggu organ penting Anda, terutama otak, maka kemampuan Anda juga akan berubah. 

Alzheimer ini sebenarnya dapat dicegah sejak dini sebelum Anda menua dengan cara mengurangi kebiasaan begadang, rutin melakukan olahraga otak, selalu makan makanan sehat, dan rajin beraktivitas fisik. Jika sudah telanjur terkena Alzheimer, kepribadian Anda akan berubah menjadi: 

-Kikuk, karena  sering merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa.

-Mudah cemas dan stres karena kehilangan kemampuan untuk memahami situasi.

-Suka memerintah dan menuntut karena hilangnya kemampuan berpikir untuk bersikap bijaksana. 

2.Parkinson 

Apakah Anda tahu Muhammad Ali? Sosok petinju kelas dunia ini juga terkena penyakit Parkinson. Sama halnya dengan Alzheimer, Parkinson ini berkaitan pula dengan otak. 

Mengutip pernyataan dr Atika, Parkinson disebabkan oleh adanya gangguan kimiawi yang berperan dalam saraf di otak, sehingga kinerja otak yang seharusnya berfungsi memperhalus gerakan tubuh akan terganggu. 

Dilansir dari WebMD, meskipun hanya berawal dari sedikit guncangan pada tangan, pada akhirnya penyakit ini bisa mempengaruhi cara Anda berjalan, berbicara, tidur, dan berpikir, sehingga turut mengubah kepribadian menjadi: 

-Terobsesi dengan detail-detail kecil, atau sebaliknya, bisa tidak peduli sama sekali.

-Mendadak ceroboh.

-Linglung.

-Tidak lagi mau berkumpul di keramaian.

-Tidak bisa fokus. 

3.Traumatic 

brain injury 

Bagi Anda penggemar serial televisi, pasti tidak asing lagi dengan adegan kecelakaan yang lantas menyebabkan pelakonnya lupa ingatan dan secara drastis mengubah kehidupannya. Adegan klasik tersebut memang tidak salah. 

Karena secara medis, guncangan atau benturan keras yang serius pada kepala dapat mengubah kepribadian korban seiring berjalannya waktu. 

Mengacu pada WebMD, orang yang mengalami trauma berat pada otaknya bisa saja mengatakan dan melakukan berbagai aktivitas yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Kerabatnya pun bisa saja menganggap orang tersebut seperti orang yang “baru”. 

4. Bipolar disorder 

Adakah di antara Anda yang pernah mengatakan kepada kerabat bahwa ia terkena bipolar karena terlalu moody atau temperamental? Bila iya, mulai sekarang Anda harus berhati-hati, karena bipolar disorder tidak hanya ditandai dengan dua hal tersebut. 

Bisa saja kerabat Anda sedang dilanda masalah, bukan menderita penyakit bipolar. Sebab, jika orang tersebut menderita bipolar disorder, ia akan memiliki gejala sebagai berikut: 

-Berbicara sangat cepat.

-Selalu terburu-buru dalam bertindak dan mengambil keputusan.

-Dalam waktu singkat bisa berubah menjadi orang yang tak punya gairah hidup sama sekali.

-Perasaan cemas yang berlebihan. 

5.Skizofrenia 

Dilansir dari Medical News Today, skizofenia adalah gangguan mental yang sering muncul saat seseorang mengalami masa peralihan dari remaja akhir ke masa dewasa awal. 

Seperti dikutip dari WebMD, umumnya orang yang terkena penyakit skizofrenia akan berubah kepribadiannya menjadi sering berhalusinasi secara berlebihan.(np/rvs/jpg) 
KOMENTAR
Berita Update
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Kamis, 14 November 2018 - 20:40 wib
Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM
Kamis, 14 November 2018 - 19:28 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat
Kamis, 14 November 2018 - 16:15 wib
APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T
Kamis, 14 November 2018 - 16:00 wib
Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko  22 November

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November
Kamis, 14 November 2018 - 15:33 wib
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi
Kamis, 14 November 2018 - 14:43 wib

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu
Kamis, 14 November 2018 - 14:30 wib
pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik
Kamis, 14 November 2018 - 14:27 wib
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Korupsi Danau Buatan Rohil
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Kamis, 14 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Ratusan Warga Ikuti Pengobatan Gratis

Selasa, 13 November 2018 - 16:00 WIB

Vaksinasi Ulang Dilakukan di Kelurahan KLB Difteri di Tampan
Perpanjangan Vaksinasi MR, Disdik Dukung Diskes

Kamis, 08 November 2018 - 14:30 WIB

Realisasi 30 Persen, Diskes Lanjutkan Imunisasi MR

Senin, 05 November 2018 - 20:30 WIB

Sering Begadang Bisa Sebabkan Stroke

Senin, 05 November 2018 - 14:37 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini