DPP Minta Peran RT-RW Awasi Elpiji Subsidi
Senin, 10 September 2018 - 09:18 WIB > Dibaca 511 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru menanggapi pernyataan DPRD Kota Pekanbaru, terkait tabung elpiji 3 kilogram yang dijual melebihi herga eceran tertinggi (HET).

Kepala DPP Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Juarman menyayangkan apabila masih ada distribusi tidak tepat sasaran, serta penjualan elpiji subsidi yang melebihi ketentuan tersebut.

Elpiji 3 kilogram hanya diperuntukkan bagi warga miskin. Jika masih ada distribusi tidak tepat sasaran bahkan dijual melebihi HET maka pangkalan resmi perlu pengawasan ketat dari pihak terkait.

Pertamina dan para agen punya tanggung jawab dalam pengawasan distribusinya. Sekaligus memastikan sesuai HET-nya. Jadi pengawasan dinilai bukan hanya tupoksi pihak DPP Pekanbaru.

“Pengelolaan elpiji 3 kilogram bersubsidi ini tidak berdiri sendiri, apalagi bidang pengawasan dalam surat Wali Kota Pekanbaru di samping DPP, Pertamina dan agen banyak unsur yang terlibat di dalamnya,” ujar Juarman kepada Riau Pos, Ahad (9/9).

Selain pihak pemerintah dan agen serta Pertamina, perangkat warga juga memiliki peran penting. Juarman mempertanyakan peran RT dan RW sampai di tingkat kecamatan itu selama ini seperti peran sertanya. Aparat kepolisian juga dinilai perlu terlibat terhadap penyalahgunaanya. “Seperti RT-RW, lurah, camat, Satpol PP, aparat kepolisian yang dapat menangani penyalahgunaan subsidi untuk masyarakat miskin,  tapi yang paling penting adalah pengawasan dari seluruh elemen masyarakat. Jika diindikasikan terjadi penyelewengan di tingkat pangkalan, warga masyarakat yang terdekat dengan pangkalan atau agen dapat bertindak dan mengingatkan pangkalan,” terangnya.

Masyarakat dalam hal ini memang, dirasa Juarman, sangat penting khususnya bersinergi dengan pemerintah dalam pengawasannya. Pengkalan yang terbukti nakal dipastikan bakal mendapatkan sanksi tegas.

“Jika masih melakukan penyelewengan lagi ditangkap tangan saja dan bawa ke DPP disertai bukti bukti yang cukup. Kami pasti akan cabut langsung izinnya.  Kepedulian inilah yang harus kita miliki terhadap elpiji 3 kilogram bersubsidi,” katanya.(gem)


Laporan JOKO SUSILO, Kota



KOMENTAR
Berita Update
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Formasi CPNS Sumbar Terancam Kosong
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Hasil SKD Cerminan Mutu Pendidikan Indonesia
1,8 Juta Peserta SKD, Delapan Persen Lulus Ambang Batas
Hasil SKD Cerminan Mutu Pendidikan Indonesia
Jumat, 16 November 2018 - 14:30 wib
LEPAS LIMA MAHASISWA UIN SUSKA RIAU USAI MAGANG DI RIAU POS
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat
Jumat, 16 November 2018 - 14:25 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban

Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us