DPP Minta Peran RT-RW Awasi Elpiji Subsidi
Senin, 10 September 2018 - 09:18 WIB > Dibaca 620 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru menanggapi pernyataan DPRD Kota Pekanbaru, terkait tabung elpiji 3 kilogram yang dijual melebihi herga eceran tertinggi (HET).

Kepala DPP Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Juarman menyayangkan apabila masih ada distribusi tidak tepat sasaran, serta penjualan elpiji subsidi yang melebihi ketentuan tersebut.

Elpiji 3 kilogram hanya diperuntukkan bagi warga miskin. Jika masih ada distribusi tidak tepat sasaran bahkan dijual melebihi HET maka pangkalan resmi perlu pengawasan ketat dari pihak terkait.

Pertamina dan para agen punya tanggung jawab dalam pengawasan distribusinya. Sekaligus memastikan sesuai HET-nya. Jadi pengawasan dinilai bukan hanya tupoksi pihak DPP Pekanbaru.

“Pengelolaan elpiji 3 kilogram bersubsidi ini tidak berdiri sendiri, apalagi bidang pengawasan dalam surat Wali Kota Pekanbaru di samping DPP, Pertamina dan agen banyak unsur yang terlibat di dalamnya,” ujar Juarman kepada Riau Pos, Ahad (9/9).

Selain pihak pemerintah dan agen serta Pertamina, perangkat warga juga memiliki peran penting. Juarman mempertanyakan peran RT dan RW sampai di tingkat kecamatan itu selama ini seperti peran sertanya. Aparat kepolisian juga dinilai perlu terlibat terhadap penyalahgunaanya. “Seperti RT-RW, lurah, camat, Satpol PP, aparat kepolisian yang dapat menangani penyalahgunaan subsidi untuk masyarakat miskin,  tapi yang paling penting adalah pengawasan dari seluruh elemen masyarakat. Jika diindikasikan terjadi penyelewengan di tingkat pangkalan, warga masyarakat yang terdekat dengan pangkalan atau agen dapat bertindak dan mengingatkan pangkalan,” terangnya.

Masyarakat dalam hal ini memang, dirasa Juarman, sangat penting khususnya bersinergi dengan pemerintah dalam pengawasannya. Pengkalan yang terbukti nakal dipastikan bakal mendapatkan sanksi tegas.

“Jika masih melakukan penyelewengan lagi ditangkap tangan saja dan bawa ke DPP disertai bukti bukti yang cukup. Kami pasti akan cabut langsung izinnya.  Kepedulian inilah yang harus kita miliki terhadap elpiji 3 kilogram bersubsidi,” katanya.(gem)


Laporan JOKO SUSILO, Kota



KOMENTAR
Berita Update

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib

Harga Tiket Pesawat Naik, Penumpang Bus Meningkat
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:44 wib
Panwas Copot APK di Billboard

Panwas Copot APK di Billboard
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:39 wib

Pemkab-Polres Kampar Luncurkan Bus Sekolah Gratis
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:37 wib

12,5 Ton Siput Diekspor ke Malaysia
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:33 wib

Penertiban APK tanpa Pandang Bulu
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:11 wib

Komisioner KPU Janji Beri Jawaban Secepatnya
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:05 wib
Kementerian ESDM Diminta Bangun Sumur Bor Warga

Kementerian ESDM Diminta Bangun Sumur Bor Warga
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:00 wib

Mabit Pererat Ukhuwah Mahasiswa, Pemuda dan Warga
Rabu, 23 Januari 2019 - 13:35 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dewan Minta Direalisasikan Tahun Ini

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Kurang Tujuh  Unit Komputer

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:40 WIB

Hasil Audit Belum Keluar, Ranperda PPJ Urung Disahkan
Pengajuan NIP CPNS Serentak

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:30 WIB

Pejabat Diberi Waktu Enam Bulan

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us