Sumut Pintu Gerbang Penyeludupan Narkoba
Minggu, 09 September 2018 - 14:21 WIB > Dibaca 434 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bandar narkoba terus berupaya menyasar Indonesia sebagai pasar. Mereka menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai pintu masuk paling favorit untuk memasukkan narkoba. Rekor tersebut sesuai temuan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim yang menjadikan Sumut pemegang rekor tertinggi pengungkapan kasus narkoba selama dua pekan ini.

Pekan lalu, Polda Sumut menangani 230 kasus narkoba dengan 313 tersangka. Jauh melampaui Polda Metro Jaya yang menangani 112 kasus narkoba dengan 140 tersangka. Sejak pekan ini Polda Sumut menangani 228 kasus narkoba dengan tersangka 302 orang. Posisi kedua pekan ini masih dipegang Polda Metro Jaya hanya dengan 77 kasus dan 98 tersangka.

Direktur Dittipid Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, sebagian besar narkoba jenis sabu yang disita pekan ini merupakan selundupan dari Malaysia.  ”Melalui jalur laut masuk ke pantai-pantai di Sumatera, khususnya Sumut. Dari sana kemudian narkoba dikirim ke berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung dan sebagainya,” terangnya.

Menurut dia, bandar narkoba menganggap pantai di kawasan pesisir Sumut mudah dimasuki dan sulit dideteksi petugas. Sehingga memiliki melalui jalur tersebut. ”Yang rawan sepanjang pantai ya,” paparnya.

Namun begitu, Polda Sumut ternyata sigap dengan fenomena tersebut. Hasilnya, pengungkapan kasus narkoba menjadi yang tertinggi. ”Salah satu bandar yang tertangkap merupakan warga Malaysia,” terang jenderal berbintang satu tersebut.

Polri tidak boleh lengah dalam menangani kasus narkoba. Melihat begitu gencarnya penyelundupan narkoba, selama pekan ini dari total 34 polda ditangani 598 kasus dengan 784 tersangka. ”Narkoba yang coba diselundupkan dan berhasil disita untuk sabu 53 kg, 75 kg ganja, 12 ribu psikotropika, dan 12 ribu butir ekstasi,” jelasnya.

Kondisi itu menjadi bukti bahwa bandar narkoba masih mengincar Indonesia. Kata dia, dengan pengungkapan kasus tersebut dan pencegahan narkoba beredar, maka yang telah diselamatkan Polri mencapai 300 ribu jiwa warga Indonesia. ”Untuk penangkapan diprioritaskan kepada bandar dan kurir,” ungkapnya.(idr/agm/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga

Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga
Senin, 24 September 2018 - 21:31 wib
Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga

Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga
Senin, 24 September 2018 - 21:04 wib
PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye

PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye
Senin, 24 September 2018 - 20:26 wib

Belum Mau Nikah
Senin, 24 September 2018 - 18:52 wib
Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang

Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang
Senin, 24 September 2018 - 17:43 wib

Komunitas BIJAK Dilatih Tim Desa Binaan LPPM Unri
Senin, 24 September 2018 - 17:41 wib

Komitmen Kampanye Damai
Senin, 24 September 2018 - 17:04 wib

Sungai Salak Juara MTQ Kecamatan Tempuling
Senin, 24 September 2018 - 17:00 wib

1 Dekade Eka Hospital Melayani Sepenuh Hati
Senin, 24 September 2018 - 16:43 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Pelaku Curas Antar Provinsi Dibekuk

Senin, 24 September 2018 - 10:39 WIB

Polsek Pekanbaru Kota Selidiki Bandar Sabu

Senin, 24 September 2018 - 10:17 WIB

Polisi Terus Kembangkan Kasus Pencurian Motor

Senin, 24 September 2018 - 08:17 WIB

Polisi Gadungan Ditangkap

Minggu, 23 September 2018 - 14:34 WIB

Curi Besi Alat Berat, Dua Sekawan Dibekuk Polisi

Jumat, 21 September 2018 - 10:05 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us